TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Mengenal 5 Ragam Budaya Betawi yang Unik Banget

Masih ada lho sampai sekarang

instagram.com/supri.atlantis

Indonesia memiliki ragam suku yang melimpah. Salah satu sukunya adalah suku Betawi. Suku yang mayoritas penduduknya bertempat tinggal di Jakarta ini, sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda.

Selain kuliner tradisionalnya yang lezat, suku Betawi juga terkenal dengan ragam budayanya yang unik dan masih terjaga hingga sekarang. Simak ulasan lebih lengkapnya mengenai ragam budaya Betawi.

1. Ondel-Ondel

instagram.com/betawionline.review

Ondel-ondel merupakan boneka raksasa khas Betawi. Boneka ini sering dijadikan sebagai bentuk pertunjukan yang ditampilkan dalam pesta-pesta rakyat Betawi. Boneka yang terbuat dari anyaman bambu ini, biasanya dicat warna merah dan biru pada bagian wajahnya. Merah melambangkan ondel-ondel perempuan dan biru melambangkan ondel-ondel laki-laki.

2. Tanjidor

instagram.com/supri.atlantis

Untuk menampilkan pertunjukan ondel-ondel, tidak lengkap jika tidak menggunakan pengiring musik. Salah satu pengiring musik ondel-ondel adalah Tanjidor. Tanjidor merupakan orkes khas Betawi yang juga digunakan untuk pesta rakyat dan pengantar pengantin. Ada beberapa instrumen dalam orkes tanjidor, diantaranya adalah klarinet, drum, saksofon tenor dan masih banyak lagi.

Baca Juga: 5 Seniman Betawi Ini Pasti Mewarnai Televisi Masa Kecilmu

3. Lenong

instagram.com/harrydefretes

Lenong merupakan kesenian teater tradisional khas Betawi. Jumlah pemain teater ini tidak lebih dari 10 orang dan menggunakan dialog bahasa Betawi. Saat pertunjukan, pemain lenong ini sesekali adu pantun sehingga menambah keseruan jalan ceritanya. Berbeda dengan ondel-ondel, teater yang penuh dengan lelucon ini menggunakan gambang kromong sebagai iringan musiknya.

4. Silat Beksi

instagram.com/supri.atlantis

Seni beladiri tradisional khas Betawi adalah silat beksi. Silat ini pertama kali dikembangkan oleh masyarakat di daerah Kampung Dadap, kecamatan Kosambi, Tangerang. Baju yang digunakan oleh pesilat ini disebut pangsi, yaitu baju longgar khas Betawi yang dipadukan dengan celana mengatung di atas mata kaki, kain sarung kotak-kotak yang disematkan di leher, dan peci hitam atau merah. Biasanya pesilat juga menambahkan atribut seperti sabuk hijau, cincin batu akik, sendal kulit dan sebilah golok di bagian pinggang.

Baca Juga: 7 Oleh-oleh Khas Betawi untuk Mudik Lebaran, Enak dan Tahan Lama

Verified Writer

Aulia Maharani

find me on ig : auliaamhrni

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya