ilustrasi suasana bandara yang ramai (unsplash.com/Scott Fillmer)
Gak bisa dipungkiri, transportasi umum juga sangat bergantung pada situasi dan kondisi. Selama low season, cuaca buruk yang datang tiba-tiba bisa membuat pesawat yang akan kamu tumpangi mengalami delay selama beberapa jam atau bahkan di-cancel secara permanen. Hal ini bukan hanya berlaku bagi transportasi udara saja, melainkan juga transportasi darat dan laut.
Saat musim dingin tiba, hujan salju lebat akan membuat jalanan berubah jadi putih karena tertutup salju. Dengan kondisi seperti itu, mustahil bagi bus atau kendaraan apapun untuk lewat. Satu-satunya pilihan adalah menunggu hujan salju reda dan petugas selesai membersihkan tumpukan salju yang ada sehingga kendaraan bisa kembali beroperasi.
Sebenarnya liburan di musim apapun pasti ada plus minusnya. Jika kamu pergi saat high season, harga tiket dan akomodasi akan lebih mahal. Belum lagi antrian tiket tempat wisata yang bisa mengular sangat panjang. Sedangkan di saat low season, akomodasi memang jadi lebih murah. Namun di sisi lain, cuaca buruk bisa juga merusak semua rencana yang sudah kamu buat sejak lama.