Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Barang Wajib di Tas Siaga Bencana saat Traveling, Penyelamat Keadaan Darurat!
ilustrasi tas siaga bencana (unsplash.com/Frederick Shaw)
  • Traveler disarankan menyiapkan tas siaga ringkas untuk menopang kebutuhan selama 24–72 jam saat gempa, banjir, cuaca ekstrem, pemadaman listrik, atau keadaan darurat lain.
  • Simpan paspor, KTP, asuransi perjalanan, dan kontak darurat dalam wadah kedap air, serta siapkan salinan digital offline dan di cloud untuk memudahkan evakuasi atau bantuan medis.
  • Lengkapi tas dengan P3K dan obat pribadi, headlamp serta power bank, air dan makanan tinggi kalori, juga multi-tool tahan karat yang disimpan di bagasi terdaftar saat terbang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Liburan menjadi momen yang menyenangkan, namun potensi keadaan darurat seperti bencana alam tidak pernah bisa diprediksi. Mulai dari gempa bumi, banjir, cuaca ekstrem, hingga pemadaman listrik, bencana dapat melumpuhkan semua akses dalam sekejap.

Menyiapkan tas siaga bencana menjadi langkah bagus yang wajib dilakukan oleh seorang traveler. Tas ini dirancang ringkas dan mudah dibawa sehingga cukup untuk menopang kebutuhan selama 24-72 jam. Kira-kira apa saja barang yang wajib ada di tas siaga bencana? Simak di bawah ini.

1. Dokumen penting

ilustrasi dokumen penting (unsplash.com/CardMapr.nl)

Dokumen identitas diri menjadi barang yang harus diselamatkan dahulu ketika situasi darurat. Pastikan kamu menyimpan paspor, KTP, asuransi perjalanan, dan daftar kontak darurat dalam wadah kedap air.

Kalau kamu sedang berada di luar negeri, kehilangan dokumen penting akan menyulitkan proses evakuasi maupun bantuan medis. Selain itu, siapkan salinan digital yang disimpan dalam bentuk offline di ponsel dan diunggah ke cloud storage.

2. Kotak P3K mini

ilustrasi perlengkapan medis (pixabay.com/PublicDomainPictures)

Kebutuhan medis dasar harus selalu ada di dalam tas siaga tanpa bergantung pada apotek di sekitar lokasi liburan. Kotak P3K harus memuat kasa steril, plester, cairan antiseptik, salep luka bakar, dan obat-obatan umum.

Bagi traveler yang memiliki riwayat penyakit khusus, disarankan untuk membawa obat resep pribadi untuk kebutuhan beberapa hari. Dalam kondisi darurat, bantuan medis membutuhkan waktu lama, sehingga membawa P3K mini menjadi hal yang bisa diandalkan.

3. Senter headlamp dan power bank

ilustrasi headlamp (unsplash.com/HEAD Accessories)

Bencana alam selalu disertai dengan aliran listrik yang terputus sehingga senter headlamp sangat dibutuhkan sebagai penerang. Jenis senter ini dipasang di kepala, jadi traveler bebas bergerak saat melakukan evakuasi di tempat gelap.

Menggunakan headlamp ber-port USB merupakan langkah paling praktis karena bisa diisi ulang memakai power bank. Selain menghemat tempat di dalam tas, kamu gak perlu repot membawa banyak baterai cadangan.

4. Air minum kemasan dan makanan berkalori tinggi

ilustrasi energy bar dan kacang-kacangan (unsplash.com/Real Food Bar)

Ketika kondisi darurat terjadi, dehidrasi dan kelaparan menjadi ancaman nyata traveler tanpa kepastian logistik. Selalu bawa satu botol air kemasan di dalam tas siaga bencana untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Pilihlah makanan siap makan yang tahan lama, tidak mudah hancur, dan tinggi kalori, seperti biskuit gandum, energy bar, dan kacang-kacangan. Makanan tinggi kalori dapat memberi energi instan tanpa perlu dimasak.

5. Alat serbaguna

ilustrasi multi-tool (unsplash.com/Ian Noble)

Alat serbaguna atau multi-tool yang dilengkapi dengan pisau kecil, tang, gunting, dan pembuka kaleng sangat dibutuhkan dalam berbagai kondisi darurat. Alat tersebut dapat membantu memotong tali, membuka kemasan makanan, dan melakukan perbaikan darurat.

Pilihlah multi-tool yang tahan karat supaya dapat digunakan dalam kondisi basah. Jika kamu membawa alat ini menggunakan pesawat terbang, simpan di dalam bagasi terdaftar agar tidak disita oleh petugas.

Membawa tas siaga bencana saat traveling bukan sesuatu yang berlebihan, tetapi wujud tanggung jawab terhadap diri sendiri. Dengan membawa kelima barang tersebut, kamu dapat menikmati momen liburan dengan pikiran jauh lebih tenang dan siap menghadapi segala kemungkinan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article