Ilustrasi pendaki dengan tenda double layer (pixabay.com/mostafa_meraji)
Tips quiet hiking terakhir ini berkaitan langsung dengan mindset. Banyak pendaki datang ke gunung tapi pikirannya masih tertinggal di kota, sibuk main HP, scrolling media sosial, atau bikin konten dengan suara keras. Padahal, esensi quiet hiking adalah hadir sepenuhnya di alam.
Coba sesekali simpan HP, berjalan lebih pelan, dan perhatikan detail kecil di sekitar kamu. Dengarkan suara langkah kaki, hembusan angin, atau daun yang bergesekan. Aktivitas sederhana ini bisa membantu menenangkan pikiran dan mengurangi stres.
Saat kamu fokus pada diri sendiri dan alam, pendakian bukan cuma soal sampai puncak, tapi soal proses. Quiet hiking membantu kamu lebih terhubung dengan alam sekaligus dengan diri sendiri, tanpa perlu kebisingan yang gak perlu.
Quiet hiking bukan tren sesaat, tapi cara baru menikmati alam dengan lebih bertanggung jawab. Dengan menerapkan tips quiet hiking di atas, kamu gak cuma dapat pengalaman mendaki yang lebih damai, tapi juga ikut menjaga alam tetap lestari untuk pendaki berikutnya.