Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi traveling
ilustrasi traveling (pexels.com/ Gustavo Fring)

Kamu berdiri mematung di depan konter check-in saat petugas menunjuk ke arah timbangan yang menunjukkan angka merah yang berkedip. Jantungmu berdetak kencang ketika menyadari bahwa koper kesayanganmu kelebihan beban hingga lima kilogram dari batas maksimal. Keringat dingin mulai membasahi dahi karena kamu tahu denda bagasi bisa menguras isi dompet, tapi untungnya ada cara jitu mengatasi koper yang melebihi batas berat di bandara yang bisa menyelamatkanmu.

Situasi darurat seperti ini sebenarnya sering dialami oleh banyak wisatawan, terlebih saat perjalanan pulang setelah puas berbelanja oleh-oleh. Jangan terburu-buru menyerah dan membayar denda yang mahal sebelum mencoba melakukan beberapa trik taktis di tempat. Dengan tetap tenang dan berpikir jernih, kamu bisa mengatur ulang barang bawaanmu dalam waktu singkat agar sesuai dengan regulasi maskapai tanpa harus meninggalkan barang berharga.


1. Kenakan pakaian terberat secara berlapis

ilustrasi traveling (pexels.com/Karim Tabaneh)

Trik paling mendasar yang bisa kamu lakukan adalah mengeluarkan pakaian terberat dari dalam koper dan langsung mengenakannya. Jaket musim dingin yang tebal, sweater wol, atau celana jin yang berat sebaiknya kamu pakai sebagai lapisan pakaian luar saat proses penimbangan koper berlangsung. Dengan cara ini, berat beban yang tadinya menekan timbangan bagasi akan berpindah ke tubuhmu dan gak akan dihitung sebagai berat koper oleh petugas.

Meskipun kamu mungkin akan merasa sedikit gerah atau tampak lebih "berisi" saat berjalan menuju pesawat, langkah ini sangat efektif mengurangi beban hingga 2-3 kilogram secara instan. Kamu gak perlu khawatir karena setelah melewati pemeriksaan gerbang keberangkatan, kamu bisa melepas kembali jaket tersebut dan melipatnya dengan rapi. Pastikan kamu melakukan ini dengan tetap terlihat santai agar tak menarik perhatian berlebih dari petugas keamanan bandara, ya.


2. Pindahkan barang ke dalam tas kabin

ilustrasi tas kabin (pexels.com/Mikhail Nilov)

Jika koper utamamu masih dianggap terlalu berat, segera pindahkan benda-benda yang memiliki massa padat ke dalam tas jinjing atau ransel kabin. Barang-barang seperti laptop, buku-buku tebal, kamera DSLR, hingga sepatu kets tambahan biasanya menjadi penyumbang berat terbesar di dalam koper, nih. Sebagian besar maskapai memiliki batas berat terpisah untuk tas kabin yang kerap gak diperiksa seketat bagasi utama yang masuk ke lambung pesawat.

Namun, kamu tetap perlu memperhatikan dimensi tas kabin agar gak melebihi aturan ukuran yang diperbolehkan masuk ke dalam kompartemen atas pesawat, ya. Usahakan untuk menyusun barang-barang tersebut dengan rapi agar tas tak terlihat terlalu menggembung atau berat saat kamu jinjing. Strategi pemindahan beban ini jadi solusi cerdas untuk menyeimbangkan total muatan yang kamu bawa tanpa perlu mengeluarkan biaya tambahan sepeser pun kepada maskapai, lho.


3. Manfaatkan saku jaket dan celana kargo

ilustrasi celana kargo (pexels.com/Mike Jones)

Jangan remehkan kapasitas saku pakaian yang kamu kenakan karena mereka bisa menjadi tempat penyimpanan rahasia yang sangat berguna. Masukkan barang-barang kecil namun cukup berat seperti power bank, pengisi daya ponsel, kunci motor, hingga botol parfum kecil ke dalam saku jaket atau celana kargo. Barang-barang kecil ini jika dikumpulkan bisa memberikan selisih berat yang cukup signifikan pada hasil timbangan akhir koper milikmu.

Metode ini sangat aman dilakukan karena petugas bandara umumnya hanya fokus pada berat barang yang diletakkan di atas mesin timbangan saja. Pastikan saku pakaianmu memiliki penutup atau ritsleting yang kuat agar barang-barang tersebut gak terjatuh saat kamu bergerak aktif di area bandara, ya. Setelah proses check-in selesai, kamu bisa memindahkan kembali benda-benda kecil tersebut ke dalam tas agar kamu merasa lebih nyaman saat menunggu jadwal penerbangan.


4. Gunakan kantong belanja dari toko bandara

ilustrasi bandara (pexels.com/ClickerHappy)

Salah satu trik jitu yang jarang diketahui adalah memanfaatkan kantong belanja dari toko duty-free atau toko cendera mata di area keberangkatan. Kamu bisa membeli minuman atau camilan murah, lalu meminta kantong plastik atau kertas tambahan yang ukurannya cukup besar dari kasir toko tersebut. Masukkan beberapa barang dari koper yang kelebihan beban ke dalam kantong belanja tersebut seolah-olah itu adalah barang yang baru saja kamu beli.

Banyak maskapai memperbolehkan penumpang membawa satu kantong belanja bandara selain tas kabin utama tanpa dikenakan biaya tambahan. Petugas di gerbang keberangkatan biasanya gak akan menimbang ulang berat kantong belanjaan yang dibawa oleh penumpang dari area steril bandara. Gunakan kesempatan ini dengan bijak untuk menyelamatkan barang-barang esensial yang membuat koper kamu sebelumnya melebihi kapasitas beban yang ditentukan, ya.


5. Titipkan barang pada teman seperjalanan

ilustrasi bandara (pexels.com/Zbigniew Bielecki)

Apabila kamu bepergian dalam grup atau bersama teman, cobalah tanyakan apakah mereka masih memiliki sisa kuota bagasi yang cukup luang. Sering kali, ada anggota kelompok yang membawa barang sangat sedikit sehingga jatah bagasi mereka masih tersisa banyak dan gak terpakai. Kamu bisa menitipkan satu atau dua barang berat ke dalam koper mereka agar total berat koper milikmu kembali masuk ke dalam batas aman.

Pastikan kamu melakukan pemindahan barang ini sebelum mendekati konter penimbangan agar tak menimbulkan kecurigaan atau menghambat antrean penumpang lain. Kerja sama tim dalam perjalanan seperti ini sangat membantu untuk menghindari biaya denda kolektif yang merugikan semua pihak. Jangan lupa untuk tetap menandai barang milikmu agar gak tertukar atau hilang saat proses pembongkaran bagasi setelah sampai di destinasi tujuan nanti.


6. Kirim barang melalui jasa ekspedisi terpisah

ilustrasi mengirim (pexels.com/Liza Summer)

Untuk kamu yang memiliki waktu lebih atau sedang dalam perjalanan pulang, menggunakan jasa ekspedisi atau kantor pos bandara bisa menjadi opsi yang sangat masuk akal. Beberapa bandara internasional menyediakan layanan pengiriman paket yang biayanya jauh lebih murah jika dibandingkan dengan tarif denda kelebihan bagasi per kilogramnya. Kamu bisa mengirimkan buku-buku bekas, pakaian kotor, atau oleh-oleh yang gak bersifat mendesak melalui jalur logistik reguler ini.

Memilih mengirim barang lewat jasa kurir akan memberikan kelegaan luar biasa karena kamu tak perlu lagi mengkhawatirkan beban koper selama sisa perjalanan. Meskipun barang mungkin akan sampai beberapa hari setelah kepulanganmu, cara ini jauh lebih ekonomis dan efisien bagi anggaran perjalananmu. Pastikan kamu mengemas barang yang akan dikirim dengan aman supaya gak rusak selama proses pengiriman oleh pihak ekspedisi yang kamu pilih.


7. Beli kuota tambahan melalui aplikasi maskapai

ilustrasi menggunakan telepon genggam (pexels.com/Karolina Grabowska www.kaboompics.com)

Jika semua trik fisik sudah dicoba dan koper tetap berat, maka solusi paling resmi adalah membeli kuota bagasi tambahan secara daring. Jangan pernah melakukan transaksi ini di meja konter bandara karena harga yang ditawarkan biasanya adalah tarif darurat yang sangat mahal, lho. Segera buka aplikasi resmi maskapai di ponselmu dan lakukan pembelian kuota bagasi tambahan setidaknya 2 hingga 4 jam sebelum jadwal keberangkatan.

Harga bagasi yang dibeli melalui aplikasi atau situs web resmi kerapi mendapatkan diskon signifikan dibandingkan pembayaran tunai di tempat. Jika kamu merasa akan membawa banyak barang, sebaiknya antisipasi hal ini sehari sebelumnya agar perjalananmu tetap tenang dan nyaman, ya. 

Dengan menguasai cara mengatasi koper yang melebihi batas berat di bandara ini, kamu jadi tenang bepergian dengan pesawat. Ingat ya, sebaiknya kamu membawa barang-barang yang dibutuhkan saja ketika naik pesawat sebab membawa terlalu banyak barang bisa membebankan pikiran dan fisik kamu, lho. Happy traveling!



This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team