Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Barang Sepele yang Sering Bikin Berat Koper Melebihi Batas

ilustrasi menyusun isi koper
ilustrasi menyusun isi koper (unsplash.com/Kateryna Hliznitsova)
Intinya sih...
  • Sepatu tambahan yang jarang dipakai dapat menambah berat koper secara signifikan dan memakan ruang, sehingga membatasi jenis sepatu sesuai kebutuhan perjalanan membantu mengurangi beban tanpa mengorbankan kenyamanan.
  • Pakaian tebal, seperti jaket, sweater, atau hoodie, dimasukkan ke koper untuk berjaga-jaga dapat membuat berat koper naik cukup cepat. Mengenakan satu pakaian tebal saat perjalanan bisa menjadi solusi praktis.
  • Botol sampo, sabun cair, dan skincare ukuran besar biasanya dibawa karena dianggap lebih praktis namun memiliki berat yang cukup besar. Menggunakan kemasan kecil atau memindahkan isi ke botol travel membantu mengurangi bobot.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Masalah kelebihan berat koper sering kali disadari saat sudah berada di bandara. Padahal, isi koper terlihat sederhana dan terasa wajar saat dikemas di rumah. Tanpa disadari, beberapa barang kecil justru menyumbang bobot yang cukup besar.

Saat koper ditimbang, akumulasi dari barang-barang sepele inilah yang akhirnya membuat beratnya melewati batas. Situasi ini bisa dihindari jika sejak awal memahami jenis barang yang diam-diam menambah beban. Beberapa barang berikut ini perlu diperhatikan lagi agar pengepakan bisa dilakukan dengan lebih terencana dan efisien.

1. Sepatu tambahan yang jarang dipakai

ilustrasi alas kaki
ilustrasi alas kaki (unsplash.com/Jaclyn Moy)

Sepatu sering dianggap barang wajib, terutama untuk perjalanan panjang. Namun, membawa lebih dari satu pasang sepatu tertutup dapat menambah berat koper secara signifikan, karena bahan sol dan rangkanya cukup padat. Dalam koper, sepatu juga memakan ruang, sehingga mendorong barang lain ikut tertumpuk.

Banyak sepatu memiliki berat yang hampir sama meskipun ukurannya berbeda. Jika seluruh sepatu dimasukkan tanpa perhitungan, bobotnya cepat bertambah. Membatasi jenis sepatu sesuai kebutuhan perjalanan membantu mengurangi beban tanpa mengorbankan kenyamanan.

2. Pakaian tebal yang dilipat sekaligus

ilustrasi pakaian
ilustrasi pakaian (unsplash.com/Erik Mclean)

Pakaian tebal, seperti jaket, sweater, atau hoodie, dimasukkan ke koper untuk berjaga-jaga. Saat dilipat dan ditumpuk, bahan kain yang padat membuat berat koper naik cukup cepat. Kondisi ini kadang tidak terasa saat koper masih terbuka.

Jika semua pakaian tebal dimasukkan ke dalam koper, ruang menjadi penuh dan berat pun bertambah. Mengenakan satu pakaian tebal saat perjalanan bisa menjadi solusi praktis. Cara ini membantu mengurangi beban koper sejak awal.

3. Perlengkapan mandi ukuran penuh

ilustrasi perlengkapan mandi
ilustrasi perlengkapan mandi (unsplash.com/Getty Images)

Botol sampo, sabun cair, dan skincare ukuran besar biasanya dibawa karena dianggap lebih praktis. Padahal, cairan memiliki berat yang cukup besar meski volumenya terlihat kecil. Jika dikumpulkan dalam satu tas, total beratnya bisa lebih dari yang diperkirakan.

Selain berat, botol-botol ini juga menambah risiko tumpah di dalam koper. Menggunakan kemasan kecil atau memindahkan isi ke botol travel membantu mengurangi bobot. Cara ini juga membuat koper lebih rapi dan aman.

4. Charger dan aksesori elektronik cadangan

ilustrasi alat elektronik
ilustrasi alat elektronik (freepik.com/freepik)

Charger, powerbank, adaptor, dan kabel tambahan kadang hanya dianggap ringan saat dipegang satu per satu. Namun, saat semuanya dikumpulkan, bobotnya menjadi cukup terasa. Terlebih jika membawa lebih dari satu perangkat elektronik.

Beberapa adaptor memiliki bahan logam yang cukup berat. Membawa hanya perlengkapan yang benar-benar diperlukan membantu menjaga berat koper tetap terkendali. Selain itu, tas juga menjadi lebih ringkas dan mudah diatur.

5. Oleh-oleh dari perjalanan sebelumnya

ilustrasi isi koper
ilustrasi isi koper (unsplash.com/Anete Lūsiņa)

Barang oleh-oleh yang lupa dikeluarkan dari koper bisa menjadi penyebab tambahan berat. Buku, suvenir kecil, atau barang dekorasi yang tampak sepele saat dilihat satuan. Jika dibiarkan menumpuk tentu beratnya bisa signifikan.

Koper yang jarang dibersihkan isinya juga berpotensi menyimpan barang tak terpakai. Mengecek ulang isi koper sebelum berangkat membantu menghilangkan beban yang tidak perlu. Langkah sederhana ini sering luput dilakukan.

Berat koper yang melebihi batas sering berasal dari barang-barang kecil yang dianggap sepele. Dengan memahami pengaruh setiap barang terhadap total bobot, proses pengepakan bisa dilakukan dengan lebih sadar. Koper yang lebih ringan membuat perjalanan terasa lebih nyaman dan bebas dari kendala di bandara.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Travel

See More

Itinerary Sehari di Guangzhou, Surga Belanja dan Kuliner Kanton

05 Feb 2026, 21:45 WIBTravel