Pernah gak sih kamu ngerasa deg-degan pas berdiri di depan petugas imigrasi di bandara luar negeri? Padahal tiket sudah di tangan, koper sudah rapi, itinerary juga sudah disusun sejak jauh-jauh hari. Tapi entah kenapa saat ditanya tujuan perjalanan, lama tinggal, sampai soal penginapan, lidah malah terasa kaku dan jawabannya jadi ngasal.
Banyak traveler Indonesia mengira selama tidak berbohong, semuanya akan baik-baik saja. Padahal, di mata petugas imigrasi, jawaban yang terlalu santai, ambigu, atau terkesan belum siap bisa jadi tanda bahaya. Bukan berarti kamu berniat buruk, tapi bisa saja mereka menganggapmu berisiko overstay, kerja ilegal, atau tidak punya rencana jelas.
Masalahnya, penolakan masuk negara tujuan sering kali bukan karena dokumen kurang, melainkan karena cara kita menjawab pertanyaan. Sekali kamu terlihat ragu, tidak konsisten, atau terlalu banyak “nggak tahu”, pemeriksaan bisa makin panjang. Bahkan, dalam kasus tertentu, kamu bisa dipulangkan.
Supaya liburan impianmu gak berubah jadi mimpi buruk di bandara, yuk pahami tujuh jenis jawaban yang sebaiknya dihindari saat ditanya imigrasi beserta versi jawaban yang lebih aman dan meyakinkan.
