8 Tips Cerdas dan Lengkap Berlibur ke Pulau Ishigaki di Jepang

Pulau Ishigaki berlokasi di barat daya prefektur Okinawa, Jepang. Pulau yang dekat dengan Taiwan ini punya daya tarik wisata yang luar biasa. Salah satunya dinobatkan sebagai pulau dengan suhu terpanas di dunia.
Pulau Ishigaki juga menduduki posisi pertama tujuan wisata oleh TripAdvisor 2018. Di pulau ini kamu bisa bermain kayak, menyelam, dan hiking. Sebelum kamu berencana liburan ke sana, ada baiknya membaca tips di bawah ini agar liburanmu jadi lebih nyaman.
1. Membawa uang tunai adalah budaya orang Jepang

Sebagai salah satu negara paling maju di dunia, Jepang punya banyak teknologi canggih seputar dunia keuangan. Tapi hal yang mengejutkan adalah orang Jepang lebih senang membayar dan menerima uang tunai, terutama di kota-kota yang jauh dari Tokyo.
Kalau kamu sudah berada di Pulau Ishigaki, kamu wajib membawa uang tunai. Restoran dan toko-toko di pulau tersebut sebagian gak menerima kartu kredit. Masyarakat di pulau tersebut masih membudayakan bertransaksi dengan uang tunai.
Namun, setidaknya kamu bisa membawa satu kartu kredit untuk kondisi darurat walaupun di Jepang tingkat kriminal sangat-sangat rendah.
2. Harga barang dan jasa yang dianggap mahal

Jepang sering dikatakan sebagai salah satu negara termahal di dunia. Harga barang dan jasa hampir sama dengan di kota-kota besar seperti Tokyo. Tapi jangan khawatir kalau kamu tetap ingin makan di luar.
- Kamu gak akan kesulitan menemukan tempat makan murah seharga 1.000 Yen (belum termasuk minum). Tapi sayangnya kamu gak bisa menentukan apakah itu halal atau gak.
- Ada beberapa supermarket di sekitar kota. Namun, yang paling banyak ada di Pulau Ishigaki adalah toko oleh-oleh. Seperti kerajinan tangan dari kerang dan botol pasir bintang.
3. Tanpa perlu mengatur visa

Warga dari banyak negara dapat memasuki Jepang untuk tujuan kegiatan non-bisnis tanpa perlu mengatur visa terlebih dahulu. Masa izin tinggal untuk sebagian besar warga negara adalah 3 bulan, dan biasanya dapat diperpanjang selama 3 bulan lagi.
Untuk informasi lebih lanjut, periksa situs Kementerian Luar Negeri Jepang atau berkonsultasi dengan Kedutaan Besar Jepang di negara asal kamu.
4. Bagi yang bisa berbahasa Jepang, dialek penduduk Pulau Ishigaki mudah dipahami

Penduduk Ishigaki sebenarnya punya bahasa asli, yaitu Shimamuni. Bahasanya memang berbeda dari bahasa Jepang pada umumnya, tapi itu hanya digunakan oleh generasi-generasi zaman dulu.
Terkadang orang asing yang bisa berbahasa Jepang menganggap daerah-daerah lain di luar Tokyo, termasuk Ishigaki, punya dialek atau aksen yang berbeda-beda. Di satu sisi itu benar, tapi kenyataannya penduduk Pulau Ishigaki bisa berbahasa Jepang dan punya dialek atau aksen yang gak banyak berbeda dari orang-orang di Tokyo.
Jadi wisatawan bisa mudah memahami dan merasa nyaman tinggal di Pulau Ishigaki.
5. Rental mobil di Pulau Ishigaki hanya mau menerima lisensi Jepang atau Internasional

Beberapa fakta terkait transportasi di Pulau Ishigaki:
- Ada diskon bagi wisatawan asing yang akan melakukan penerbangan dari Tokyo ke Bandara Ishigaki Baru.
- Kamu perlu punya Surat Izin Mengemudi Jepang atau Internasional untuk bisa berkendara di Pulau ini. Dan rental mobil pun hanya mau menerima pengemudi yang punya lisensi Jepang atau Internasional.
- Ada beberapa layanan bus yang tersedia dari mulai Bandara Ishigaki Baru sampai ke destinasi wisata yang ingin kamu kunjungi. Untuk menghemat ada pula paket perjalanan bus selama 5 hari di pulau itu.
- Kamu gak akan kesulitan memanggil taksi. Biaya taksi dari bandara ke pusat kota sekitar 1.000 Yen (Rp130.000). Sementara untuk destinasi lain bermacam-macam antara 4.000 hingga 5.000 Yen.
- Kalau mau lebih santai, kamu bisa menyewa motor skuter di pusat kota. Tapi itu pun kalo kamu punya SIM Internasional. Kalau sudah punya, cek lagi pada asuransi perjalananmu, apakah mencakup penggunaan sepeda motor?
- Nah, buat kamu yang lebih senang bersepeda, banyak outlet-outlet penyewaan sepeda di seluruh kota. Tapi kebanyakan, sih, cuma sepeda jenis one gear. Jadi agak sulit kalau kamu melewati jalan berbukit-bukit. Meski begitu, seluruh jalan raya di Pulau Ishigaki semuanya mulus.
6. Sebelum berlibur ke Pulau Ishigaki, pastikan punya asuransi perjalanan

Bisa jadi kamu tergoda untuk menyelam di beberapa pantai. Kamu gak perlu takut karena ada beberapa petugas yang akan mengawasi. Namun, terlalu riskan kalau kamu gak bijaksana untuk melindungi dirimu dengan asuransi. Oh iya, asuransi bisa kamu dapatkan di Indonesia.
7. Situasi yang membahayakan dan bagaimana mencegahnya

Jepang dianggap sebagai salah satu negara paling aman di dunia untuk melakukan perjalanan. Namun, kamu juga perlu waspada di lokasi-lokasi wisata.
- Di Jepang, jarang terdengar ada aksi kriminal seperti perampokan dan pencopetan. Pulau Ishigaki tentu lebih aman dibanding kota Tokyo.
- Setiap tahun, turis mancanegara selalu melakukan perjalanan laut atau wisata hiking. Di Pulau Ishigaki kondisi laut bisa berubah setiap saat, dan angin kencang juga bisa kapan saja menerpa lokasi-lokasi hiking. Jadi sebaiknya kamu selalu bergabung dengan kelompok tur profesional.
- Kamu perlu hati-hati saat melintasi jalan, karena kendaraan-kendaraan bisa melintas dengan tiba-tiba di jalanan Ishigaki, terutama di luar kota.
- Binatang-binatang berbahaya di pulau ini antara lain ular Habu yang ada di hutan-hutan, nyamuk malaria, dan ubur-ubur. Untuk yang terakhir, kamu jangan berani berenang saat musim ubur-ubur. Kalau tetap ingin, kamu bisa berenang di perairan yang ada jaring pengamannya.
- Tanah longsor bisa terjadi saat musim hujan, seperti di Gunung Omoto.
- Gempa bumi bisa terjadi kapan saja, dan hampir seluruh wisatawan yang mengunjungi Pulau Ishigaki pernah mengalaminya dalam skala kecil.
- Jangan takut Tsunami, karena sistem peringatan Tsunami di pulau ini sangat canggih.
- Setiap tahun, Pulau Ishigaki dihantam badai besar selama satu atau dua kali. Itu berdampak pada penerbangan, layanan feri, dan liburanmu.
8. Nomor telepon darurat

Berikut nomor telepon untuk kondisi darurat:
- Polisi: 110
- Pemadam Kebakaran atau Ambulance: 119
- Kondisi darurat di laut: 118
Sudah siap membeli tiket penerbangan ke Pulau Ishigaki?