Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi sepasang kekasih sedang menikmati musim bunga sakura
ilustrasi sepasang kekasih sedang menikmati musim bunga sakura (pexels.com/Trung Nguyen)

Intinya sih...

  • Menikmati musim semi di Jepang dengan melihat bunga sakura yang mekar di tempat ikonik seperti Ueno Park, Kiyomizudera, dan Osaka Castle.

  • Menginap di ryokan tradisional di Hakone untuk berendam di onsen privat dan menikmati hidangan kaiseki sambil mengenakan yukata.

  • Melihat pemandangan kota dari ketinggian di tempat ikonik seperti Shibuya Sky, Tokyo Tower, Menara Kyoto, dan Harukas 300 di Osaka.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jepang dikenal sebagai negara yang memiliki destinasi wisata menarik untuk semua kalangan. Gak cuma untuk wisata bersama keluarga atau teman, Jepang bisa jadi destinasi yang romantis juga, lho. Aktivitas romantis di Jepang mempunyai warna tersendiri untuk wisatawan yang hendak mengabadikan momen bersama orang tersayang.

Negeri Sakura ini menawarkan pengalaman romantis yang unik dan berbeda dari negara lain. Lantas, apa saja aktivitas romantis saat liburan ke Jepang? Simak di bawah ini daftarnya, karena siapa tahu bisa kamu jadikan inspirasi, nih!

1. Menikmati musim semi

ilustrasi taman yang penuh bunga sakura (unsplash.com/Olegs Jonins)

Musim semi di Jepang identik dengan mekarnya bunga sakura yang menambah suasana romantis saat sedang berlibur. Biasanya, musim sakura terbaik terjadi di akhir Maret—Mei.

Tempat ikonik untuk melihat bunga sakura ada di Ueno Park (Tokyo), Kiyomizudera (Kyoto), dan Osaka Castle (Osaka). Puncak mekar biasanya hanya bertahan 1—2 minggu saja, sehingga pastikan untuk memesan akomodasi jauh-jauh hari supaya masih bisa menikmati musim sakura di Jepang.

2. Menginap di ryokan tradisional di Hakone

ilustrasi ryokan dari depan (unsplash.com/Nichika Sakurai)

Ryokan merupakan penginapan tradisional khas Jepang yang menawarkan fasilitas kamar yang diselingi budaya autentik dan dilengkapi dengan onsen. Daerah di Hakone terkenal memiliki banyak ryokan, karena lokasinya berdekatan dengan Tokyo.

Menginap di ryokan memberikan pengalaman manis melalui berendam di onsen privat dengan pemandangan alam menakjubkan. Selain berendam, selingi kegiatan ini dengan menikmati hidangan kaiseki dan mengenakan yukata sambil berjalan di taman dekat dengan ryokan.




3. Melihat pemandangan kota dari ketinggian

Shibuya Sky (unsplash.com/Leo Okuyama)

Melihat pemandangan kota dari ketinggian menawarkan suasana romantis, terlebih lagi saat matahari terbenam atau malam hari dengan gemerlap lampu. Lokasi ikonik untuk melihat panorama kota dengan tampilan 360 derajat, meliputi Shibuya Sky, Tokyo Tower, Menara Kyoto, dan Harukas 300 di Osaka.

Kalau ingin kegiatan yang lebih privat, kamu bisa makan malam romantis dengan spot terbaik, seperti di Tokyo Skytree, Tokyo Tower, dan Roppongi Hills Mori Tower yang menyajikan gemerlap lampu kota di malam hari. Namun, untuk bisa dinner di tempat ketinggian, kamu harus merogoh kocek lebih dalam dan menggunakan sistem booking terlebih dahulu supaya suasana makan malam menjadi lebih tenang.

4. Menelusuri hutan bambu di Arashiyama Bamboo Forest

Arashiyama Bamboo Forest (unsplash.com/DuoNguyen)

Kurang afdal kalau ke Jepang gak mampir ke Arashiyama Bamboo Forest. Ia terkenal dengan hutan bambu alami dengan jalan setapak sepanjang 500 meter. Tempat ini menawarkan suasana magis dengan gemerisik angin dan sinar matahari yang menembus bambu-bambu.

Aktivitas utama di Arashiyama Bamboo Forest meliputi berjalan santai menikmati pemandangan dan suara bambu yang menenangkan. Di sekitar hutan bambu, terdapat Tenryuji Temple dan Iwatayama Monkey Park yang bisa dikunjungi setelah menelusuri Arashiyama Bamboo Forest.

5. Menikmati naik jinrikisha di Asakusa

Rickshaw Tour di Asakusa, Jepang (dok. IDN Times/Naufal Al Rahman)

Jinrikisha adalah alat transportasi tradisional yang masih dilestarikan di Jepang. Bentuknya berupa kereta roda dua yang ditarik oleh tenaga manusia yang biasanya untuk mengangkut satu atau dua penumpang.

Wisatawan dapat menemukan jinrikisha di daerah Asakusa sebagai atraksi wisata budaya bersejarah. Naik jinrikisha umumnya ditawarkan dalam paket durasi, mulai dari 10—15 menit hingga 30—60 menit.

6. Mendaki dan menjelajahi Gunung Fuji yang menakjubkan

ilustrasi wisatawan sedang mendaki di Gunung Fuji (unsplash.com/Ryan)

Buat yang ingin aktivitas romantis, tapi sedikit menantang, cobalah mendaki Gunung Fuji bersama pasangan. Gunung Fuji hanya dibuka mulai bulan Juli—awal September.

Pilihlah jalur landai yang ramah untuk pemula, seperti Jalur Yoshida yang memiliki banyak pondok gunung dan pemandangan sunrise yang cantik. Alternatif lain yang landai adalah Jalur Subashiri yang penuh dengan hutan dan Jalur Gotemba, tetapi sangat panjang dan sepi.

Beberapa aktivitas di atas menunjukkan bahwa, romantisme di Jepang tidak selalu tentang kemewahan. Hal yang terlihat sederhana bisa menciptakan momen intim yang bermakna. Jadi, apakah kamu tertarik untuk kencan atau honeymoon bersama pasanganmu di Jepang?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team