Sepatu waterproof sering dianggap sebagai pilihan paling aman saat hiking karena mampu memberi perlindungan tambahan ketika jalur mulai basah. Kemampuan menahan air memang terasa meyakinkan, terutama ketika perjalanan berhadapan dengan hujan, genangan, rumput basah, atau medan berlumpur. Namun, perlindungan terhadap air bukan satu-satunya faktor yang menentukan kenyamanan kaki selama berada di jalur pendakian.
Karakter medan, kondisi cuaca, durasi perjalanan, sampai kemampuan sepatu melepaskan panas juga perlu menjadi pertimbangan sebelum memilih alas kaki. Dalam situasi tertentu, sepatu tanpa membran kedap air justru terasa lebih nyaman karena memiliki sirkulasi udara lebih baik dan lebih cepat kering setelah terkena air. Jadi, jangan langsung menganggap sepatu waterproof selalu lebih unggul untuk setiap perjalanan, yuk pahami alasannya bersama.
