ilustrasi visa (pexels.com/Porapak Apichodilok)
Terakhir, bedanya juga bisa dilihat dari aktivitas yang diizinkan selama kamu di China. Pemegang visa X1 lebih fleksibel, karena bisa tinggal jangka panjang, mengikuti kegiatan akademik penuh, dan bahkan mengurus asuransi serta izin kerja paruh waktu (dengan izin kampus).
Sementara itu, visa X2 sifatnya ketat. Kamu hanya boleh mengikuti kegiatan belajar sesuai durasi yang tertera di visa, dan tidak diperbolehkan bekerja selama di China.
Kalau tujuanmu adalah belajar serius sambil menjelajahi kehidupan di China lebih lama, jelas visa X1 adalah pilihan terbaik. Tapi kalau cuma kursus singkat atau summer program, X2 sudah cukup efisien.
Secara sederhana, perbedaan visa X1 dan X2 untuk China bisa diringkas begini:
Jadi, sebelum mengajukan visa, pastikan kamu tahu berapa lama program studimu berlangsung. Jangan sampai salah pilih jenis visa, karena proses administrasinya bisa cukup panjang kalau mau ganti di tengah jalan. Dengan tahu perbedaan visa X1 dan X2, kamu bisa mempersiapkan rencana studi ke China dengan lebih tenang dan terarah.