Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Potret Angel's Billabong, Nusa Penida
Potret Angel's Billabong, Nusa Penida (pexels.com/Yousef salah)

Angel’s Billabong di Nusa Penida, Bali, terkenal dengan kolam alami yang airnya jernih bak kaca. Tempat ini terbentuk dari cekungan batu karang yang langsung menghadap ke laut lepas, membuatnya jadi spot foto favorit wisatawan. Bahkan, banyak yang bilang destinasi ini merupakan "natural infinity pool."

Dari atas tebing, pemandangannya memang memukau dan bikin siapa pun tergoda untuk menceburkan diri. Namun, di balik keindahannya, terdapat risiko yang perlu diwaspadai, terutama terkait ombak besar yang datang tiba-tiba.

Sebelum memutuskan untuk berenang di sini, ada baiknya kamu mengetahui fakta keamanan dan tips aman mengunjungi Angel's Billabong Nusa Penida, Bali, agar liburanmu tetap seru tanpa risiko.

1. Ombak dan arus laut bisa datang mendadak

Sekilas, kolam di Angel’s Billabong tampak tenang, apalagi saat air surut. Namun ingat, kolam ini terhubung langsung dengan Samudra Hindia yang ombaknya terkenal ganas. Ombak besar bisa datang tiba-tiba tanpa pertanda atau peringatan, lalu menghantam bibir karang dengan kekuatan yang cukup untuk menyeret orang ke laut lepas.

Bahkan, beberapa kasus kecelakaan terjadi karena wisatawan terlalu dekat dengan tepi saat sedang berfoto. Kalau ingin bermain air, pastikan selalu waspada dan jangan pernah membelakangi arah datangnya ombak. Tentunya, pastikan kamu bisa berenang dengan proper, ya!

2. Karang licin dan tajam

Ilustrasi ombak besar (pexels.com/Maria Orlova)

Selain ombak, medan di Angel’s Billabong juga punya tantangan sendiri. Permukaan batu karang di sekitar kolam licin, karena ditumbuhi lumut laut. Sekali terpeleset, risiko terluka cukup besar, karena karang di sini tajam. Luka kecil saja bisa terasa perih saat terkena air laut.

Itulah mengapa banyak wisatawan memilih memakai alas kaki khusus atau hanya bermain air di bagian dangkal. Dengan begitu, kamu tetap bisa menikmati sensasi berada di kolam alami tanpa harus mempertaruhkan keselamatan.

3. Tidak ada penjaga pantai

Berbeda dengan pantai wisata populer di Bali, Angel’s Billabong tidak memiliki lifeguard. Artinya, keselamatan sepenuhnya ada di tangan masing-masing pengunjung. Kalau mau berenang, waktu terbaik adalah saat air benar-benar surut dan ombak minim yang biasanya terjadi pada pagi hari.

Namun, waktu surut ini bisa berubah-ubah tergantung musim dan cuaca. Solusi terbaik adalah mengecek jadwal pasang surut atau bertanya langsung ke pemandu lokal. Kalau kondisi tidak memungkinkan, sebaiknya cukup menikmati pemandangan dari tepi dan mengabadikannya lewat foto. Jangan memaksakan diri untuk tetap berenang, meskipun ke area dangkalnya.

Kesimpulannya, Angel’s Billabong memang cantik, tetapi bukan berarti aman untuk berenang setiap saat. Kuncinya adalah memahami kondisi alam dan mengutamakan keselamatan.

Jika ragu, apalagi kamu tidak terlalu bisa berenang, lebih baik cukup menikmatinya dari tepi dan mengabadikan momen lewat foto. Bagaimanapun juga, keindahan pemandangan di sini sudah cukup untuk membuat liburanmu berkesan dan tak terlupakan!

Editorial Team