ilustrasi paspor (pixabay.com/jackmac34)
Satu hal lagi yang sering bikin bingung adalah paspor elektronik memang bisa membantu dalam pelacakan status dokumen, terutama jika hilang atau dicuri. Maksudnya bagaimana?
Jika e-paspor kamu dilaporkan hilang, maka nomor paspor tersebut akan masuk ke dalam daftar dokumen tidak valid di sistem internasional. Ketika ada pihak yang mencoba menggunakan paspor itu di perbatasan atau autogate, sistem bisa langsung mendeteksi bahwa dokumen tersebut bermasalah.
Namun sekali lagi, ini bukan pelacakan lokasi fisik pemilik paspor. Sistem hanya akan mengenali status dokumen ketika dipindai di titik pemeriksaan resmi.
Jadi, kalau kamu kehilangan e-paspor, otoritas tidak bisa melihat di mana posisi paspor tersebut secara real-time. Mereka hanya bisa mengetahui jika paspor itu digunakan atau dicoba dipakai di sistem resmi.
Kalau pertanyaannya adalah “apakah paspor elektronik bisa dilacak seperti GPS?” maka jawabannya adalah tidak. Kamu tidak perlu khawatir berlebihan. Paspor elektronik dirancang untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi perjalanan internasional, bukan untuk memantau pergerakan pribadi kamu. Semoga setelah membaca penjelasan ini, kamu jadi lebih paham dan tidak lagi bingung soal isu pelacakan e-paspor.