Musim semi di Jepang selalu identik dengan hanami, tradisi menikmati mekarnya bunga sakura di taman terbuka sambil duduk santai bersama teman atau keluarga. Aktivitas ini sebenarnya lebih mirip piknik musiman yang punya pola dan kebiasaan khas, mulai dari waktu datang sampai cara memilih tempat duduk.
Banyak traveler mengira cukup datang lalu duduk di bawah pohon sakura tanpa persiapan khusus. Padahal, di balik suasana santai itu, ada kebiasaan kecil yang cukup menentukan pengalaman di lapangan. Salah satu yang sering disepelekan adalah membawa tikar sebagai alas duduk. Lantas, apakah boleh datang tanpa tikar saat hanami berlangsung?
