7 Tempat Hanami Underrated di Tokyo, Suasananya Lebih Tenang

Tokyo kerap menjadi tujuan favorit bagi wisatawan yang pertama kali ke Jepang. Kamu bisa datang kapan saja, termasuk musim semi yang identik dengan bunga sakura yang tersebar di berbagai sudut kota. Masyarakat setempat punya budaya tersendiri untuk menikmati keindahannya, seperti hanami, menyantap hidangan musiman bertema sakura, hingga festival daerah yang meriah.
Di sisi lain, sejumlah tempat populer menjadi sangat ramai pengunjung, terutama saat Golden Week. Kalau kamu ingin menikmati keindahan bunga sakura dengan suasana yang lebih tenang, maka bisa mengunjungi salah satu tempat hanami underrated di Tokyo berikut ini.
Kira-kira di mana saja, ya? Selengkapnya, simak daftar tempat terbaik untuk hanami bunga sakura yang masih sepi turis di Tokyo berikut ini!
1. Taman Kinuta
Sisi barat Tokyo punya beberapa spot menarik yang sering dilewatkan wisatawan, salah satunya Taman Kinuta. Taman terbuka ini dihiasi hamparan rumput dan pepohonan. Saat musim semi, terutama akhir Maret hingga awal April, kamu dapat menyaksikan aneka bunga sakura yang mekar seperti somei yoshino, mountain cherry, weeping cherry, dan double cherry.
Sebuah pohon sakura somei yoshino punya lingkar batang lebih dari 3 meter ada di sini, sehingga pastikan untuk melihatnya saat berkunjung. Daya tarik lainnya, hamparan rumput yang luas dapat menjadi tempat untuk berpiknik. Kamu bisa membawa bekal dan bersantai di bawah ratusan pohon sakura bersama keluarga dan orang terdekat.
Alamat: 1-1 Kinuta-koen, Setagaya-ku, Tokyo.
Jam operasional: setiap hari, 24 jam.
2. Sungai Kanda (Jembatan Omokage)

Panorama berbeda dapat kamu jumpai di Sungai Kanda, tepatnya Jembatan Omokage. Kamu dapat mengaksesnya dengan mudah dari Stasiun Omokagebashi untuk melihat bunga sakura yang mekar setiap akhir Maret hingga April. Deretan pohon sakura akan membentuk lengkungan yang menutupi sungai dari kedua sisinya.
Cara menikmati keindahan sakura di sini sedikit berbeda, kamu bisa menyusuri jalan di tepi sungai. Ratusan pohon sakura dan pemukiman di dekatnya akan memberikan pengalaman autentik dibanding Sungai Meguro yang ramai turis. Setiap tahun, pemerintah kota setempat akan mengadakan iluminasi malam hari selama bunga sakura mekar.
Alamat: 2-1-16 Takada, Toshima-ku, Tokyo.
Jam operasional: setiap hari, 24 jam.
3. Sungai Zenpukuji
Sungai Zenpukuji lebih terkenal dibanding Sungai Kanda, tetapi tidak seramai Sungai Meguro. Salah satu spot menarik terletak di Jembatan Aioi. Kamu dapat menyaksikan bunga sakura yang menjuntai di atas sungai, terlebih saat kelopaknya berguguran dan mengalir di sungai.
Jika tidak ingin berjalan terlalu jauh menyusuri tepi sungai, maka kamu bisa mampir ke Taman Wadabori dan Zenkupuji River Green Space. Kedua tempat tersebut juga ditumbuhi bunga sakura. Kamu bisa memilih untuk jalan santai sambil mendengarkan gemericik air di sepanjang sungai atau duduk santai di sambil menyantap makanan di taman terdekat.
Alamat: 3-9-10 Zenpukuji, Sunigami-ku, Tokyo.
Jam operasional: setiap hari, 24 jam.
4. Taman Asukayama

Tahukah kamu kalau Taman Asukayama termasuk spot hanami tertua di Tokyo? Taman ini memang tidak sepopuler Ueno Park, tetapi justru kamu akan mendapatkan pengalaman lebih autentik. Sebab, Asukayama punya sejarah panjang, karena menjadi tempat pohon sakura pertama kali ditanam di sini sekitar 300 tahun lalu.
Taman tersebut masuk dalam daftar taman umum pertama di Jepang pada 1873. Kini, kamu dapat menyaksikan sekitar 600 pohon sakura mekar setiap musim semi. Selama akhir Maret hingga awal April, kamu dapat menikmati yozakura, bunga sakura yang diterangi cahaya pada malam hari.
Alamat: 1-1-3 Oji, Kita-ku, Tokyo.
Jam operasional: setiap hari, 24 jam.
5. Taman Musashiseki
Berbeda dari sebelumnya, Taman Musashiseki punya kolam besar berbentuk labu. Suasananya yang tenang sering menjadi pilihan bagi warga lokal sebagai tempat jalan kaki dan jogging. Ketika musim semi tiba dan bunga sakura mekar, kamu bisa menikmati pemandangan dari kolam dengan naik perahu.
Cara lain yang lebih sederhana, cukup duduk di bangku taman di bawah naungan pohon sakura. Bagi pencinta fotografi, dapat memotret Seibu Railway bersamaan dengan bunga sakura dari taman ini. Kamu bisa mengeksplorasi sudut terbaik untuk hunting foto.
Alamat: 3-45-1 Sekimachi-kita, Nerima-ku, Tokyo.
Jam operasional: setiap hari, 24 jam.
6. Showa Memorial Park

Showa Memorial Park luasnya mencapai 180 hektare yang menyuguhkan aneka jenis pohon dan bunga musiman. Saat musim semi, kamu dapat menikmati pemandangan sekitar 1.500 pohon sakura. Setidaknya ada 30 jenis yang tumbuh di sini, mulai dari kanhizakura yang mekar awal Maret hingga ukon pada pertengahan April.
Kamu dapat menggelar tikar dan piknik layaknya hanami klasik pada umumnya. Jika ingin pengalaman berbeda, bisa berjalan kaki di sepanjang Sungai Zambori. Selain bunga sakura, tulip dan rapeseed juga mekar antara akhir Maret hingga Mei.
Alamat: 3173 Midoricho, Tachikawa, Tokyo.
Jam operasional: setiap hari, 24 jam.
7. Yanaka Cemetery
Makam tidak selalu memberi kesan horor, kamu justru dapat melihat "terowongan" bunga sakura di Yanaka Cemetery. Sebuah jalan bernama Sakura Street bebentang sekitar 100 meter dari samping Kuil Tennoji akan mekar saat musim semi. Selain di kiri dan kanan jalan, pohon sakura besar juga di seluruh pemakaman.
Tempat ini sakral dan tenang, meski cara untuk menikmati keindahan bunga sakura akan berbeda. Tentu kamu tidak akan mendengar suara gemericik air sungai atau menggelar tikar untuk piknik. Namun, justru menjadi tempat menarik bagi pencinta fotografi dan mendambakan lingkungan yang tenang.
Alamat: 7-5-24 Yanaka, Taito-ku, Tokyo.
Jam operasional: setiap hari, 24 jam.
Deretan tempat hanami underrated di Tokyo tersebut sesuai untuk kamu yang ingin menikmati keindahan bunga sakura dengan suasana lebih tenang. Taman, sungai, hingga tempat pemakaman pun memberikan panorama memukau saat musim semi. Mana yang bakal masuk itinerary-mu?


















