Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bolehkah Ganti Tempat Duduk di Kereta Api? Begini Caranya!
ilustrasi kereta api (vecteezy.com/Mohammad Noevil Agustian)
  • Penumpang kereta harus duduk sesuai nomor pada tiket, tetapi dapat meminta bantuan kondektur bila merasa tidak nyaman, terganggu, atau tidak aman selama perjalanan.

  • Saat menghubungi kondektur, penumpang perlu menyebutkan identitas kursi dan menjelaskan kondisi secara jelas agar petugas dapat memeriksa serta menentukan bantuan yang diperlukan.

  • Jangan menempati kursi kosong, bertukar kursi, atau menuju gerbong restorasi tanpa arahan atau laporan kepada kondektur, karena kursi bisa telah dipesan penumpang lain.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Nomor tempat duduk kereta api biasanya sudah tercantum di tiket sehingga penumpang akan duduk sesuai tempat yang tertera selama perjalanan dari stasiun keberangkatan hingga tujuan. Namun, ada kalanya penumpang mengalami kondisi yang membuat perjalanan mereka terasa tidak nyaman, terganggu, atau menimbulkan kekhawatiran soal keselamatan.

Dalam situasi seperti itu, kamu dapat menghubungi kondektur yang bertugas di dalam rangkaian kereta untuk meminta bantuan. Konduktor dapat mengecek kondisi yang kamu laporkan sekaligus melihat apakah ada tempat duduk lain yang memungkinkan untuk ditempati. Jadi, jangan langsung pindah ke kursi kosong yang kamu lihat di gerbong lain begitu saja.

1. Cari kondektur yang sedang bertugas

ilustrasi kondektur kereta api (commons.wikimedia.org/Irvan Cahyo N)

Kamu bisa menemui kondektur saat petugas sedang berkeliling di dalam kereta. Nomor telepon kondektur yang bertugas juga biasanya tercantum pada papan informasi di setiap gerbong, sehingga penumpang dapat menghubungi petugas tanpa harus mencarinya di gerbong lain. Kalau kamu kesulitan menemukan kondektur, perhatikan papan informasi.

Saat menghubungi petugas, sebutkan nama kereta, nomor gerbong, dan nomor kursi yang sedang kamu tempati. Setelah itu, ceritakan alasan kamu ingin pindah dengan jelas, misalnya, karena terganggu oleh penumpang lain atau merasa tidak aman di tempat tersebut. Kalau kamu bepergian bersama anak kecil atau lansia dan ingin duduk berdekatan, sampaikan juga kondisi tersebut kepada kondektur.

2. Jelaskan kondisi yang kamu alami

ilustrasi chat (pexels.com/RDNE Stock project)

Kalau ada sesuatu yang membuat kamu gak nyaman selama perjalanan, jangan ragu untuk menyampaikannya kepada petugas. Ceritakan apa yang terjadi secara langsung dan hindari melebih-lebihkan kejadian agar kondektur dapat memahami situasinya dengan jelas. Semakin jelas informasi yang diberikan, semakin mudah petugas menentukan bantuan yang diperlukan.

Hal ini juga berlaku ketika masalahnya berkaitan dengan keselamatan atau tindakan penumpang lain yang mengganggu. Kamu dapat menjelaskan kejadian tersebut kepada kondektur dan meminta bantuan untuk mencari tempat lain jika memang diperlukan. Untuk kasus yang serius, jangan memaksakan diri menghadapi penumpang tersebut sendirian hanya karena khawatir dianggap merepotkan petugas.

3. Tunggu kondektur mengecek kursi yang tersedia

ilustrasi gerbong eksekutif (commons.wikimedia.org/Lavie Lengkey)

Setelah menerima laporan, kondektur akan mengecek kondisi tempat duduk dan ketersediaan kursi lain. Kursi yang terlihat kosong belum tentu dapat langsung ditempati karena bisa saja kursi tersebut sudah dipesan oleh penumpang yang baru akan naik di stasiun berikutnya. Karena itu, keputusan untuk pindah sebaiknya tetap menunggu arahan dari kondektur.

Kalau ada kursi yang bisa digunakan, petugas akan memberi tahu tempat yang tersedia dan kamu dapat mengikuti arahan tersebut. Namun, ketika kereta sedang penuh, pilihan untuk pindah tentu menjadi lebih terbatas. Dalam kondisi tertentu, penumpang dapat diminta menunggu sampai ada kursi yang kosong setelah penumpang lain turun di stasiun berikutnya.

4. Bertukar kursi dengan penumpang lain juga perlu dilaporkan

ilustrasi gerbong penumpang (unsplash.com/Falaq Lazuardi)

Kalau masalahnya hanya karena ingin duduk bersama teman atau keluarga, kamu mungkin menemukan penumpang lain yang bersedia bertukar kursi. Pertukaran seperti ini harus dilakukan atas persetujuan kedua penumpang, bukan karena salah satu pihak merasa berhak menempati kursi tertentu. Setelah keduanya sepakat, perubahan tempat duduk tersebut tetap perlu disampaikan kepada kondektur.

Kamu juga sebaiknya tidak langsung menganggap kursi yang ditawarkan penumpang lain sebagai tempat duduk baru tanpa melapor. Kondektur perlu mengetahui perpindahan tersebut supaya posisi penumpang di dalam rangkaian tetap sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Kalau penumpang yang diajak bertukar ternyata gak bersedia, jangan memaksanya dan tetap gunakan kursi sesuai tiket.

5. Jangan langsung pindah ke gerbong restorasi

ilustrasi gerbong makan (commons.wikimedia.org/Harrison Keely)

Saat kereta sedang penuh, mungkin ada anggapan bahwa penumpang yang ingin pindah bisa menunggu di gerbong restorasi. Padahal, gerbong tersebut merupakan fasilitas untuk makan dan minum selama perjalanan, bukan tempat duduk pengganti yang otomatis diberikan kepada penumpang. Jadi, jangan langsung menuju ke sana hanya karena melihat ada kursi atau meja yang kosong.

Kalau tempat dudukmu memang bermasalah, tetap sampaikan kepada kondektur dan ikuti arahan petugas. Jangan pula mengambil kursi kosong di gerbong lain tanpa memastikan bahwa kursi tersebut memang dapat digunakan. Dengan begitu, kamu gak berisiko menempati tempat yang ternyata sudah menjadi hak penumpang lain yang akan naik di stasiun berikutnya.

Semoga perjalanan kamu naik kereta tetap nyaman dari berangkat sampai tiba di tujuan. Kalau ada situasi yang bikin perjalanan terasa gak nyaman, jangan ragu untuk meminta bantuan petugas yang ada di dalam kereta. Kalau kamu sendiri pernah punya pengalaman menarik atau kurang mengenakkan gak saat naik kereta?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article