Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cara ke Malaysia Tanpa Naik Pesawat, Ada Kapal Ferry!
Potret kapal ferry (pexels.com/Eda Nur Şaşmaz)

Siapa bilang pergi liburan ke Malaysia harus selalu naik pesawat? Sebagai negara tetangga yang letaknya cukup dekat dengan Indonesia, Malaysia ternyata bisa dijangkau melalui jalur laut dari beberapa kota di Sumatra dan Kepulauan Riau.

Pilihan ini mungkin belum banyak diketahui wisatawan, padahal menawarkan pengalaman perjalanan yang berbeda, sekaligus kesempatan menikmati suasana pelabuhan internasional yang sibuk. Meski tidak secepat perjalanan udara, menyeberang ke Malaysia dengan kapal feri bisa menjadi alternatif menarik, terutama bagi kamu yang ingin mencoba cara traveling yang lebih santai atau sedang berada di wilayah Indonesia bagian barat.

Selain itu, beberapa rute bahkan dapat mengantarkanmu langsung ke kota-kota populer di Malaysia tanpa perlu transit melalui bandara. Berikut beberapa cara ke Malaysia tanpa naik pesawat yang bisa kamu pertimbangkan.

1. Naik feri dari Batam ke Johor Bahru

Rute laut yang paling populer adalah perjalanan dari Batam menuju ke Johor Bahru. Kota ini berada di bagian selatan Semenanjung Malaysia dan menjadi gerbang utama menuju berbagai destinasi lain, termasuk Kuala Lumpur dan Melaka.

Perjalanan biasanya dimulai dari Pelabuhan Internasional Batam Center, Harbour Bay, atau Sekupang. Setelah melewati pemeriksaan imigrasi Indonesia, penumpang akan menyeberang naik kapal feri menuju ke Terminal Feri Stulang Laut atau Pasir Gudang di Johor Bahru.

Waktu tempuhnya berkisar antara 1,5-2 jam, tergantung kondisi cuaca dan jenis kapal yang digunakan. Harga tiketnya dibanderol mulai dari Rp380 ribu hingga Rp500 ribu sekali jalan.

2. Menyeberang dari Bintan ke Johor Bahru

Potret kapal ferry (pexels.com/Arefin Shamsul)

Selain Batam, Pulau Bintan juga memiliki koneksi langsung ke Malaysia melalui jalur laut. Beberapa operator feri melayani rute langsung antara Pelabuhan Bandar Bentan Telani (Bintan) dan Pelabuhan Pasir Gudang (Johor Bahru). Harga tiketnya mulai dari sekitar Rp420.000 (atau sekitar RM125) tergantung pada operator dan musim liburan.

Rute ini cocok bagi wisatawan yang sedang berlibur di Kepulauan Riau dan ingin melanjutkan perjalanan ke Malaysia tanpa harus kembali ke kota lain terlebih dahulu. Setibanya di Johor Bahru, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menggunakan bus atau kereta menuju berbagai kota di Malaysia.

3. Dari Dumai langsung ke Melaka

Bagi warga Sumatra, khususnya Riau, rute Dumai–Melaka menjadi salah satu pilihan favorit. Perjalanan dilakukan dengan naik kapal feri internasional yang berangkat dari Pelabuhan Dumai menuju ke Melaka.

Keunggulan rute ini adalah wisatawan bisa langsung tiba di salah satu kota bersejarah paling terkenal di Malaysia tanpa harus transit di Johor Bahru terlebih dahulu. Penyeberangan ini memakan waktu sekitar 2-2,5 jam. Harga tiketnya berkisar antara Rp550 ribu untuk sekali jalan dan Rp1 juta untuk tiket pulang-pergi.

Melaka sendiri dikenal sebagai destinasi wisata yang kaya akan peninggalan kolonial, kuliner khas, dan kawasan heritage yang menarik untuk dijelajahi.

4. Dari Karimun menuju Malaysia

Potret kapal ferry (pexels.com/Samet Kaplan)

Kabupaten Karimun di Kepulauan Riau juga memiliki layanan feri internasional menuju Malaysia. Beberapa kapal melayani perjalanan menuju Kukup dan Johor Bahru.

Meski tidak sepopuler Batam, rute ini cukup banyak dimanfaatkan oleh masyarakat setempat maupun wisatawan yang ingin mencoba jalur alternatif menuju Malaysia. Harga tiket berkisar antara Rp400 ribu-Rp450 ribu untuk sekali jalan, atau sekitar RM65-RM 110 untuk pelayaran dari Malaysia. Perjalanan relatif singkat dan menawarkan pengalaman berbeda dibanding menggunakan pesawat terbang.

5. Lanjut ke Kuala Lumpur dengan bus atau kereta

Setibanya di Malaysia, perjalanan belum harus berhenti di kota pelabuhan. Dari Johor Bahru, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju Kuala Lumpur menggunakan bus antarkota, kereta api, atau layanan transportasi lainnya.

Bus dari Johor Bahru ke Kuala Lumpur biasanya memerlukan waktu sekitar 4-5 jam. Sementara itu, kereta menawarkan perjalanan yang lebih nyaman dengan pemandangan pedesaan Malaysia yang menarik sepanjang perjalanan.

Cara ini cukup populer di kalangan backpacker, karena memberikan pengalaman overland trip yang lebih berkesan dibandingkan langsung terbang ke ibu kota Malaysia.

6. Dokumen yang perlu disiapkan

Potret cap paspor (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

Meski tidak naik pesawat terbang, perjalanan ke Malaysia tetap merupakan perjalanan internasional. Oleh karena itu, wisatawan Indonesia wajib membawa paspor yang masih berlaku.

Selain paspor, pastikan juga memenuhi ketentuan imigrasi yang berlaku, menyiapkan tiket pulang-pergi jika diperlukan, serta memiliki bukti akomodasi atau rencana perjalanan selama berada di Malaysia. Oh iya, jangan lupa datang lebih awal ke pelabuhan karena proses pemeriksaan imigrasi internasional tetap dilakukan sebelum keberangkatan.

Liburan ke Malaysia ternyata tidak selalu harus naik pesawat terbang. Dengan memanfaatkan jalur laut dari Batam, Bintan, Dumai, maupun Karimun, wisatawan bisa menikmati pengalaman perjalanan yang berbeda sekaligus melihat sisi lain mobilitas antarnegara di kawasan Asia Tenggara.

Jika kamu ingin mencoba sensasi traveling yang lebih unik dan santai, menyeberang ke Malaysia menggunakan feri bisa menjadi pilihan yang menarik untuk dicoba.

Editorial Team

Related Article