Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cara ke Taman Wisata Alam Angke Menggunakan Transjakarta
ilustrasi wisata alam mangrove (pexels.com/icon0 com)

Siapa bilang cari udara segar di Jakarta itu susah? Kalau kamu lagi jenuh sama pemandangan gedung pencakar langit, coba deh geser sedikit ke arah Jakarta Utara. Di sana ada Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk yang hits banget dengan hutan mangrovenya yang rimbun dan estetik.

Tempat ini gak cuma cocok buat lokasi foto OOTD yang kece, tapi juga pas banget buat kamu yang pengen healing tipis-tipis bareng teman atau pasangan. Masalahnya, banyak yang masih bingung gimana cara ke sana tanpa harus ribet bawa kendaraan pribadi. Tenang, akses ke sini sebenarnya cukup terjangkau dan mudah diakses transportasi umum, kok!

Supaya kamu gak nyasar, yuk simak panduan lengkap cara ke Taman Wisata Alam Angke dengan Transjakarta berikut ini.

1. Gunakan bus Transjakarta rute 1A atau T31

ilustrasi bus (pexels.com/Jakob Scholz)

Cara paling praktis dan ekonomis menuju TWA Angke adalah dengan naik Bus Transjakarta. Ada dua rute utama yang bisa kamu gunakan tergantung dari mana titik keberangkatanmu:

  • Rute 1A (Balai Kota – Pantai Maju): Rute ini sangat cocok kalau kamu berangkat dari arah Jakarta Pusat. Bus ini melewati jalur-jalur strategis seperti Harmoni dan Glodok sebelum akhirnya menuju arah PIK.

  • Rute T31 (Blok M – PIK2): Buat kamu yang tinggal di area Jakarta Selatan, rute ini adalah penyelamat. Kamu gak perlu gonta-ganti transportasi dari Blok M, tinggal duduk manis sampai tujuan.

Kedua bus ini menggunakan armada bus besar atau low entry yang nyaman, jadi perjalananmu tidak akan terasa membosankan. Pastikan saldo kartu uang elektronikmu cukup, ya!

2. Turun di Halte Buddha Tzu Chi

potret bus Transjakarta (unsplash.com/Abdulloh Fauzan)

Setelah naik bus, kamu tidak perlu bingung harus turun di mana. Perhatikan layar informasi di dalam bus atau dengarkan pengumuman dari petugas. Kamu harus turun di Halte Buddha Tzu Chi. Halte ini merupakan titik terdekat untuk mengakses kawasan hutan mangrove.

Bangunan Buddha Tzu Chi yang megah dan ikonik juga bisa menjadi penanda visual yang sangat jelas, jadi kamu gak mungkin melewatkannya. Begitu turun dari bus, kamu akan langsung merasakan suasana PIK yang tertata rapi.

3. Jalan kaki menuju pintu masuk

potret bus Transjakarta (unsplash.com/Kristian Tandjung)

Setelah turun di Halte Buddha Tzu Chi, perjalananmu belum selesai sepenuhnya, tapi sudah sangat dekat. Kamu perlu jalan kaki sekitar 10 menit untuk mencapai gerbang masuk TWA Mangrove Angke Kapuk.

Keluar dari halte, kamu tinggal mengikuti arah jalan menuju kawasan hutan. Meskipun Jakarta sering panas, trotoar di kawasan ini cukup lebar dan nyaman untuk pejalan kaki. Tips buat kamu, gunakan kacamata hitam atau payung kalau datang di siang hari supaya perjalanan jalan kakimu tetap terasa nyaman dan tidak terlalu berkeringat sebelum mulai berfoto-foto.

4. Tips tambahan saat berkunjung

ilustrasi wisata alam mangrove (pexels.com/Luvel Polancos)

Sebelum berangkat, ada beberapa hal kecil yang tidak boleh kamu lupakan:

  • Bawa uang tunai secukupnya: Meski sudah banyak yang menggunakan cashless, membawa uang tunai tetap penting untuk biaya tambahan seperti sewa perahu atau beli cemilan di dalam.

  • Gunakan pakaian yang nyaman: Karena ini wisata alam, gunakan baju yang menyerap keringat dan sepatu kets.

  • Datang di waktu yang tepat: Waktu terbaik adalah pagi hari pukul 08.00 atau sore hari pukul 15.30 agar kamu tidak terpapar terik matahari yang terlalu menyengat.

Itulah cara ke Taman Wisata Alam Angke yang simpel dan anti ribet. Ternyata aksesnya tidak sesulit yang dibayangkan, kan? Jadi, kapan nih kamu mau menjadwalkan kunjungan ke sini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team