Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Fasilitas Darurat di Kereta Api yang Wajib Kamu Tahu
Potret interior KA Logawa dengan rangkaian ekonomi new generation (IDN Times/Cokie Sutrisno)
  • Kereta api dilengkapi berbagai fasilitas darurat seperti APAR, palu pemecah kaca, dan jalur petunjuk evakuasi untuk menjaga keselamatan penumpang selama perjalanan.
  • APAR berfungsi memadamkan kebakaran kecil, palu pemecah kaca membantu evakuasi saat pintu sulit dibuka, dan guiding line menyala dalam gelap sebagai panduan keluar darurat.
  • Video safety induction di layar kereta memberikan edukasi tentang prosedur keselamatan serta cara penggunaan alat darurat agar penumpang siap menghadapi situasi tak terduga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kereta api merupakan moda transportasi umum yang menjadi favorit banyak orang. Selain tepat waktu, kereta api juga menawarkan berbagai layanan dan fasilitas untuk menunjang kenyamanan dan keamanan seluruh penumpang. Salah satunya fasilitas yang berkaitan dengan keselamatan penumpang sepanjang perjalanan.

Kendati sistem keamanan kereta api sudah dirancang sedemikian rupa untuk meminimalisasi risiko kecelakaan, setiap penumpang diharapkan dapat memahami langkah-langkah mitigasi secara mandiri. Apalagi di dalam setiap rangkaian gerbong kereta, ada berbagai perangkat keselamatan yang siap digunakan dalam kondisi darurat.

Wah, apa saja itu? Simak daftar fasilitas darurat di kereta api berserta fungsi dan letaknya berikut ini!

1. Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

Potret Alat Pemadam Api Ringan (APAR) (IDN Times/Dahrul Amri)

Alat Pemadam Api Ringan (APAR) merupakan perangkat keselamatan pertama yang paling krusial untuk mengatasi potensi kebakaran skala kecil di dalam gerbong. Fungsi utama dari alat berbentuk tabung ini adalah untuk memadamkan atau mengendalikan percikan api, supaya tidak membesar dan menjalar ke area lain. Misalnya korsleting listrik pada colokan di samping kursi atau fasilitas kereta lainnya.

Alat ini biasanya diletakkan di bagian area ujung kabin kereta, tepatnya di dinding samping pintu masuk dan di dalam wadah bening. Posisi iyang "strategis" dan terlihat jelas ini bisa bantu petugas kereta atau penumpang untuk menjangkaunya dengan cepat begitu melihat adanya percikan api atau kepulan asap. Di setiap gerbong penumpang, biasanya terdapat minimal dua tabung APAR dan terdapat petunjuk penggunaannya.

2. Palu pemecah kaca

Potret palu pemecah kaca (pixabay.com/Lis H)

Palu pemecah kaca atau emergency hammer merupakan fasilitas darurat yang didesain khusus untuk memudahkan proses evakuasi ketika pintu keluar utama gerbong tidak bisa diakses atau sulit dibuka. Fungsi alat ini adalah untuk memecahkan kaca jendela kereta, agar bisa digunakan sebagai jalur evakuasi.

Palu pemecah kaca ini diletakkan di beberapa titik dinding gerbong. Posisi wadahnya agak tinggi, supaya tidak mudah dijangkau anak-anak. Selain itu, warnanya merah mencolok, sehingga mudah terlihat. Jika tidak darurat, jangan sesekali mengeluarkan alat ini, ya!

3. Jalur petunjuk evakuasi

Potret tanda jalur petunjuk evakuasi (pexels.com/monicore)

Saat terjadi kondisi darurat yang mengakibatkan sistem kelistrikan kereta api padam total, suasana di dalam gerbong otomatis akan menjadi gelap gulita dan memicu kepanikan penumpang. Di sinilah fungsi penting dari guiding line atau jalur petunjuk evakuasi, yakni sebagai penunjuk arah darurat bagi penumpang.

Letak dari guiding line ini membentang di sepanjang lantai koridor tengah, tepat di sela-sela barisan kursi penumpang dari ujung gerbong hingga batas pintu keluar. Selain di lantai, petunjuk ini juga berupa stiker yang ditempelkan pada dinding kereta.

Saat listrik padam, guiding line akan terlihat menyala dalam kegelapan (glow in the dark). Penumpang bisa memerhatikan garis tersebut dan berjalan menuju pintu keluar terdekat dengan tenang.

4. Video safety induction di TV kereta

Potret TV yang ada di gerbong kereta api eksekutif (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

Fasilitas darurat di kereta api tidak hanya berbentuk alat fisik, tetapi juga berupa video safety induction. Fungsi dari penayangan video ini adalah untuk memberikan pembekalan informasi, edukasi preventif, visualisasi prosedur keselamatan, dan tata cara penggunaan seluruh alat darurat yang ada di dalam kereta kepada penumpang.

Melalui video tersebut, penumpang diharapkan bisa memahami langkah-langkah penyelamatan diri yang benar. Video safety induction ini ditayangkan secara berkala melalui layar televisi yang menggantung di bagian tengah atau ujung kereta api.

Sembari menikmati perjalanan, tidak ada salahnya kamu meluangkan waktu beberapa menit untuk menyimak tayangan video tersebut. Tujuannya supaya selalu siap dan tahu apa yang harus dilakukan jika terjadi situasi darurat yang tidak diinginkan.

Nah, sekarang kamu tahu beberapa fasilitas darurat di kereta api berserta fungsi dan letaknya. Kamu juga wajib memerhatikan instruksi petugas saat terjadi kondisi darurat. Semoga informasi ini bermanfaat dan perjalananmu dengan kereta api selalu aman dan nyaman, ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article