Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Hal yang Perlu Diperhatikan sebelum Beli Daypack Hiking
ilustrasi daypack (unsplash.com/Tom Wheatley)
  • Memilih daypack perlu disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari kapasitas 15–35 liter tergantung aktivitas seperti harian, traveling singkat, atau hiking ringan agar barang bawaan tetap nyaman dibawa.
  • Kenyamanan dan daya tahan jadi faktor utama; perhatikan bantalan tali pundak, sistem punggung ergonomis, serta bahan kuat seperti nylon ripstop atau poliester agar tas awet dan tidak cepat rusak.
  • Fitur tambahan seperti rain cover, kompartemen laptop, kantong botol minum, hingga berat kosong tas penting dicek supaya daypack lebih fungsional dan tidak membebani saat digunakan seharian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Memilih daypack sering dianggap mudah karena bentuknya simpel dan ukurannya tidak sebesar carrier gunung. Padahal, ada banyak hal yang perlu kamu perhatikan sebelum membeli daypack agar tas yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan. Salah pilih daypack bisa bikin perjalanan kurang nyaman, mulai dari pundak cepat pegal sampai barang bawaan tidak muat.

Buat kamu yang hobi traveling, short trip, hiking ringan, atau sekadar butuh tas harian untuk mobilitas tinggi, memahami hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli daypack itu penting banget. Daypack yang tepat bukan cuma soal desain yang keren, tapi juga kenyamanan, fungsi, dan daya tahan untuk penggunaan jangka panjang.

Supaya tidak asal beli karena tergoda tampilan atau promo, berikut beberapa hal penting yang wajib kamu cek sebelum memutuskan untuk membeli daypack.

1. Kapasitas (liter) harus sesuai kebutuhan

ilustrasi pendaki menggunakan daypack (pexels.com/Katya Wolf)

Hal pertama yang wajib kamu cek adalah kapasitas daypack. Ukuran kapasitas tas biasanya dihitung dalam liter, dan ini sangat menentukan seberapa banyak barang yang bisa kamu bawa.

Kalau daypack hanya dipakai untuk aktivitas harian, seperti ke kampus, kerja, atau nongkrong, kapasitas 15–20 liter biasanya sudah cukup. Tas ukuran ini ideal untuk membawa laptop, charger, botol minum, dan beberapa barang kecil lainnya.

Kalau kamu sering traveling singkat atau one day trip, daypack berkapasitas 20–30 liter lebih cocok. Ukuran ini cukup untuk pakaian ganti, perlengkapan mandi, kamera, hingga snack perjalanan. Sementara itu, untuk hiking ringan atau aktivitas outdoor seharian, daypack 30–35 liter bisa menjadi pilihan aman.

Jangan sampai kamu membeli kapasitas yang terlalu besar kalau kebutuhanmu minimal, karena tas akan terasa bulky dan tidak praktis. Sebaliknya, kapasitas yang terlalu kecil bikin kamu kesulitan menyimpan barang.

2. Kenyamanan dan backsystem tidak boleh diabaikan

ilustrasi pendaki menggunakan daypack (pexels.com/Peter Fowler)

Banyak orang fokus pada model tas, padahal kenyamanan adalah faktor paling krusial. Daypack yang nyaman dipakai bisa membuat perjalanan jauh terasa lebih ringan. Perhatikan bagian shoulder strap atau tali pundaknya. Pilih yang punya bantalan empuk dan lebar supaya beban tersebar merata di bahu. Kalau terlalu tipis, pundakmu bisa cepat sakit.

Selain itu, cek backsystem atau sistem punggung tas. Daypack yang bagus biasanya memiliki panel belakang dengan busa ergonomis dan sirkulasi udara. Fitur ini bikin punggung tidak mudah gerah saat dipakai lama. Kalau memungkinkan, coba pakai tasnya langsung sebelum beli. Rasakan apakah posisinya pas di punggung atau malah terasa aneh. Tas yang terlihat keren belum tentu nyaman buat dipakai berjam-jam.

3. Bahan dan daya tahan menentukan umur pakai

ilustrasi daypack (unsplash.com/Boxed Water Is Better)

Sebelum beli daypack, kamu wajib cek material yang digunakan. Ini penting banget karena berhubungan langsung dengan daya tahan tas. Bahan seperti nylon ripstop biasanya terkenal ringan tapi kuat. Ada juga poliester yang cukup awet dan sering dipakai di banyak daypack dengan harga lebih terjangkau.

Perhatikan juga kualitas jahitan dan resleting. Jahitan yang rapi menunjukkan konstruksi tas lebih solid. Resleting sebaiknya terasa mulus saat dibuka dan ditutup dan tidak gampang macet. Kalau kamu sering traveling atau membawa barang yang cukup berat, pilih daypack dengan bahan premium yang tahan gesekan dan sobekan. Memang harganya biasanya lebih mahal, tapi investasi ini sepadan karena tas bisa dipakai bertahun-tahun.

4. Fitur tahan air (rain cover) wajib dicek

ilustrasi mendaki saat hujan (unsplash.com/Daniil Khudiakov)

Cuaca sering tidak bisa diprediksi, apalagi kalau kamu suka traveling ke alam terbuka. Oleh karena itu, fitur tahan air menjadi salah satu hal penting sebelum membeli daypack. Beberapa daypack sudah memakai material water resistant yang mampu menahan cipratan air ringan. Namun, kalau hujan deras, biasanya tetap butuh perlindungan tambahan berupa rain cover.

Rain cover adalah penutup tas antiair yang biasanya disimpan di kompartemen khusus. Fitur ini sangat berguna buat melindungi barang elektronik, dokumen, atau pakaian dari kebasahan. Kalau daypack incaranmu tidak menyediakan rain cover bawaan, pastikan kamu bisa membeli cover tambahan yang ukurannya pas.

5. Fitur penunjang bikin tas lebih fungsional

ilustrasi daypack (unsplash.com/Keagan Henman)

Daypack modern biasanya dilengkapi dengan berbagai fitur tambahan yang bikin penggunaannya lebih praktis. Jangan anggap sepele detail kecil ini. Misalnya, kompartemen laptop buat kamu yang sering kerja mobile. Ada juga kantong botol minum di sisi tas yang memudahkan akses saat perjalanan.

Fitur lain yang patut dipertimbangkan adalah organizer pocket, tali kompresi, chest strap, hingga slot quick access untuk barang penting seperti dompet atau paspor. Sesuaikan fitur dengan kebutuhanmu. Kalau buat traveling, banyak kompartemen jelas membantu. Namun, kalau hanya untuk penggunaan kasual, desain simpel mungkin justru lebih nyaman.

6. Berat kosong tas sering dilupakan

ilustrasi daypack (unsplash.com/Keagan Henman)

Ini salah satu poin yang sering banget terlewat. Banyak orang fokus pada kapasitas besar, tapi lupa mengecek berat kosong tas. Daypack dengan bobot yang terlalu berat akan menambah beban bahkan sebelum diisi barang. Kalau kamu sering jalan kaki jauh atau naik transportasi umum, ini bisa sangat melelahkan.

Idealnya, pilih daypack yang ringan, tetapi tetap kokoh. Material modern sekarang banyak yang menawarkan kombinasi tersebut. Coba bandingkan beberapa produk dengan kapasitas yang serupa. Kadang selisih berat 300–500 gram bisa terasa signifikan saat tas dipakai seharian.

Memilih daypack memang butuh perhatian ekstra, tapi hasilnya akan sangat terasa saat kamu memakainya. Dengan memperhatikan kapasitas, kenyamanan, bahan, fitur tahan air, fitur penunjang, dan berat kosong tas, kamu bisa mendapatkan daypack yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan.

Jadi, sebelum checkout, pastikan kamu sudah mempertimbangkan semua hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli daypack ini. Jangan cuma tergoda oleh model keren, karena kenyamanan saat dipakai jauh lebih penting.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article