Di balik tampilannya yang megah, Plaza Mayor menyimpan banyak kisah yang mungkin belum diketahui banyak orang. Mulai dari sejarah pembangunannya, fungsi alun-alun pada masa lalu, hingga detail arsitekturnya, semuanya membuat tempat ini semakin menarik untuk dijelajahi. Sebelum memasukkannya ke dalam itinerary saat liburan ke Madrid, simak beberapa fakta menarik Plaza Mayor berikut ini.
Fakta Menarik Plaza Mayor, Alun-alun Ikonik di Madrid Spanyol

- Plaza Mayor dibangun pada 1617 atas perintah Raja Philip III di bekas pasar terbesar Madrid dan telah mengalami tiga kebakaran besar sebelum tampil seperti sekarang.
- Alun-alun ini pernah menjadi pusat kegiatan penting, dari pasar dan pertunjukan hingga sidang Inkuisisi, mencerminkan perubahan fungsi sosial sepanjang sejarah Madrid.
- Dikelilingi bangunan merah bata dengan 237 balkon serta patung Raja Philip III di tengahnya, Plaza Mayor kini menjadi destinasi wisata ikonik yang mudah dijangkau dari berbagai landmark kota.
Madrid memiliki banyak bangunan bersejarah yang menjadi saksi perjalanan panjang ibu kota Spanyol. Di antara berbagai landmark tersebut, Plaza Mayor menjadi salah satu tempat yang paling mudah dikenali karena telah menjadi pusat aktivitas masyarakat selama ratusan tahun sekaligus menjadi destinasi favorit wisatawan dari berbagai negara.
1. Plaza Mayor dibangun di atas bekas pasar terbesar Madrid

Plaza Mayor mulai dibangun pada 1617 atas perintah Raja Philip III di lokasi bekas Plaza del Arrabal, pasar terbesar Madrid pada akhir abad pertengahan. Pembangunannya dipimpin arsitek Juan Gómez de Mora dan selesai sekitar 1619 sebagai bagian dari penataan pusat kota. Sejak awal, kawasan ini memang dirancang menjadi ruang publik utama yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat maupun acara kerajaan.
Selama lebih dari empat abad, Plaza Mayor telah mengalami tiga kebakaran besar, yakni pada 1631, 1672, dan 1790 yang merusak sebagian bangunannya. Setelah kebakaran terakhir, arsitek Juan de Villanueva memimpin proses pembangunan kembali dengan desain yang lebih tahan terhadap kebakaran sehingga tampilannya menjadi seperti sekarang. Berkat sejarah panjang tersebut, Plaza Mayor kini termasuk salah satu alun-alun paling bersejarah di seluruh Spanyol.
2. Pernah menjadi lokasi pasar, pertunjukan, hingga sidang Inkuisisi

Sebelum menjadi kawasan wisata, Plaza Mayor merupakan pusat berbagai kegiatan penting di Madrid. Alun-alun ini pernah digunakan untuk pasar tradisional, perayaan kerajaan, parade militer, pertunjukan teater terbuka, hingga pertandingan adu banteng yang pada masanya menjadi hiburan masyarakat. Banyak peristiwa besar di ibu kota Spanyol berlangsung di tempat yang sama sehingga Plaza Mayor selalu dipenuhi warga.
Di sisi lain, Plaza Mayor juga menyimpan sejarah yang jauh lebih kelam. Pada masa Inkuisisi Spanyol, alun-alun ini menjadi lokasi penyelenggaraan auto-da-fé, yaitu upacara publik yang berkaitan dengan putusan pengadilan terhadap mereka yang dituduh melakukan penyimpangan agama. Perubahan fungsi dari tempat eksekusi hingga menjadi ruang publik yang ramai menunjukkan bagaimana Plaza Mayor terus berkembang mengikuti perjalanan sejarah Madrid.
3. Memiliki 237 balkon yang mengelilingi alun-alun

Salah satu ciri khas Plaza Mayor adalah bangunan tiga lantai yang mengelilingi seluruh sisi alun-alun dengan tampilan seragam berwarna merah bata. Bangunan tersebut memiliki sekitar 237 balkon yang semuanya menghadap ke area tengah plaza. Pada masa lampau, balkon-balkon ini menjadi tempat khusus bagi keluarga bangsawan untuk menyaksikan berbagai acara tanpa harus berada di tengah kerumunan.
Kini sebagian besar bangunan di sekitar Plaza Mayor telah difungsikan sebagai apartemen, hotel, restoran, toko suvenir, hingga kafe. Deretan balkon yang tersusun rapi membuat alun-alun ini terlihat simetris dari berbagai sudut sehingga menjadi favorit para fotografer. Tidak sedikit wisatawan memilih menikmati suasana Madrid dari salah satu balkon restoran sambil melihat aktivitas yang berlangsung di bawah.
4. Patung Raja Philip III baru dipindahkan ke Plaza Mayor pada abad ke-19

Di tengah Plaza Mayor berdiri patung berkuda Raja Philip III yang menjadi salah satu ikon paling terkenal di Madrid. Patung perunggu tersebut dibuat oleh pematung Italia Giambologna bersama muridnya, Pietro Tacca, sekitar 1616 atas permintaan Adipati Agung Toscana sebagai hadiah untuk Raja Philip III. Meski dibuat pada awal abad ke-17, patung ini tidak langsung ditempatkan di Plaza Mayor.
Selama lebih dari dua abad, patung tersebut berada di kawasan Casa de Campo sebelum akhirnya dipindahkan ke Plaza Mayor pada 1848 atas perintah Ratu Isabella II. Sejak saat itu, patung Raja Philip III menjadi titik paling mudah dikenali di alun-alun sekaligus tempat favorit wisatawan untuk berfoto. Banyak tur jalan kaki di pusat kota Madrid juga menjadikan patung ini sebagai titik awal pertemuan peserta.
5. Plaza Mayor terhubung dengan sembilan gerbang menuju pusat kota

Plaza Mayor dapat diakses melalui sembilan gerbang lengkung yang menghubungkannya dengan berbagai jalan di kawasan bersejarah Madrid. Salah satu akses paling terkenal adalah Arco de Cuchilleros yang memiliki tangga batu curam dan menjadi salah satu sudut paling ikonik untuk difoto. Gerbang ini dibangun lebih rendah karena menyesuaikan kontur jalan di sekitarnya yang memiliki perbedaan ketinggian.
Lokasi Plaza Mayor yang berada di jantung kota membuat wisatawan dapat berjalan kaki menuju berbagai landmark terkenal lainnya. Dalam waktu sekitar lima hingga sepuluh menit, kamu sudah bisa mencapai Puerta del Sol, Mercado de San Miguel, maupun Royal Palace of Madrid. Karena letaknya yang sangat strategis, Plaza Mayor sering dijadikan titik awal untuk menjelajahi kawasan bersejarah Madrid tanpa perlu menggunakan transportasi umum.
Plaza Mayor menjadi bukti bahwa sebuah ruang publik dapat tetap hidup meski telah melewati ratusan tahun sejarah. Jika berkesempatan mengunjungi Madrid, sempatkan berjalan santai di alun-alun ini untuk menikmati suasana kota sekaligus melihat langsung salah satu landmark paling ikonik di Spanyol. Dari semua fakta tersebut, bagian mana yang paling membuatmu ingin segera mampir ke Plaza Mayor?




















