ilustrasi gerbong kereta (freepik.com/freestockcenter)
Beberapa hari yang lalu juga sempat viral potongan video yang menunjukkan beberapa penumpang tengah melakukan ibadah salat di tengah gerbong kereta. Ini tentu mengundang reaksi pro dan kontra para netizen.
Tapi, perlu di garis bawahi meskipun kebebasan beragama harus dihormati, penting juga untuk memahami konteks fasilitas publik dan ruang bersama. Lalu, solusinya bagaimana? Pertimbangkan untuk menunggu sampai tiba di tujuan. Jika gak memungkinkan, lakukan salat duduk di kursi masing-masing atau dengan men-jamak salat atau qasar salat.
Itu dia beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat berada di kereta. Melalui pemahaman terhadap aturan-aturan tersebut, kita bisa menciptakan lingkungan perjalanan yang nyaman dan bersahabat bagi semua penumpang. Dengan saling menghormati hak dan kewajiban satu sama lain, gak hanya di kereta, tapi juga di fasilitas publik lainnya.
Mengapa penumpang dilarang berbicara terlalu keras atau menggunakan telepon di dalam gerbong? | Kereta api adalah ruang publik yang digunakan oleh banyak orang untuk beristirahat atau bekerja selama perjalanan. Berbicara dengan suara keras, baik secara langsung maupun melalui telepon, serta mendengarkan musik tanpa earphone dianggap sangat mengganggu kenyamanan penumpang lain. |
Apa aturan terkait makanan berbau tajam dan sampah di dalam kereta? | Penumpang sangat dilarang membawa atau mengonsumsi makanan yang memiliki aroma menyengat (seperti durian atau terasi) karena baunya akan terjebak dalam sistem AC dan mengganggu seluruh gerbong. Selain itu, dilarang keras meninggalkan sampah di kantong kursi; semua sampah harus dibuang pada tempatnya agar kebersihan tetap terjaga. |
Bolehkah penumpang berpindah kursi atau duduk di lantai kereta? | Penumpang dilarang duduk di lantai gerbong, di area bordes (sambungan kereta), atau menggunakan kursi orang lain meskipun kosong tanpa izin petugas. Duduk di lantai selain tidak sopan juga dapat menghalangi jalan bagi penumpang lain atau petugas yang sedang melayani. |
Apa konsekuensi jika kedapatan merokok atau membawa barang terlarang? | PT KAI menerapkan aturan nol toleransi terhadap aktivitas merokok (termasuk rokok elektrik/vape) di seluruh area kereta, termasuk di dalam toilet. Jika kedapatan melanggar, penumpang akan diturunkan di stasiun terdekat pada kesempatan pertama. Aturan yang sama berlaku bagi penumpang yang membawa senjata tajam, senjata api, atau narkoba. |