Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jepang Perketat Aturan Power Bank di Penerbangan, Berlaku Mulai April 2026
ilustrasi power bank (pexels.com/Nothing Ahead)

Mulai akhir April ini, otoritas penerbangan di Jepang mulai memperketat aturan penggunaan power bank di dalam pesawat. Bukan tanpa alasan, perangkat kecil ini ternyata memiliki potensi risiko keselamatan jika tidak digunakan dengan benar. Kini, penumpang pesawat diminta lebih berhati-hati, bahkan dalam beberapa kasus tidak diperbolehkan mengisi daya perangkat selama penerbangan berlangsung.

Penasaran dengan peraturan terbaru penggunaan power bank di penerbangan Jepang? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

1. Pembatasan penggunaan power bank mulai 24 April 2026

ilustrasi power bank (pexels.com/Evan Mahmud Shuvo)

Aturan mengenai pembatasan lebih ketat terhadap pengisi daya portabel di penerbangan akan diberlakukan pada 24 April 2026. Berdasarkan aturan baru, setiap penumpang hanya diperbolehkan membawa maksimal dua power bank di kabin, masing-masing dengan kapasitas 160 watt-jam atau kurang.

Kebijakan ini sejalan dengan aturan power bank dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (International Civil Aviation Organization/ICAO). Lembaga di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut, menetapkan aturan ini pada Maret lalu untuk menjaga keselamatan penerbangan dari risiko baterai lithium milik penumpang.

2. Pengisi daya portabel boleh dibawa namun tanpa digunakan

ilustrasi kabin pesawat (pexels.com/Kelly)

Pengisi daya portabel atau power bank harus dibawa ke dalam kabin dan bukan diletakkan dalam bagasi terdaftar. Di samping itu, penumpang harus menyimpannya dalam jangkauan dan bukan di kompartemen atas atau area penyimpanan lainnya.

Selama terbang, mengisi daya baterai portabel atau menggunakannya untuk mengisi daya perangkat elektronik seperti ponsel pintar pun akan dilarang. Jika ada yang melanggarnya, akan dikenakan sanksi. Mereka yang mengisi daya baterai portabel dan membawa lebih dari dua pengisi daya ke dalam pesawat, akan menghadapi hukuman penjara hingga dua tahun atau denda hingga 1 juta yen.

3. Tips perangkat tetap menyala selama penerbangan

ilustrasi menunggu boarding di bandara (pexels.com/Terrence Bowen)

Meski aturan semakin ketat, bukan berarti kamu harus sepenuhnya offline saat terbang. Ada beberapa tips untuk menyiasatinya berikut ini:

  • Isi penuh semua perangkat sebelum berangkat.

  • Manfaatkan fasilitas charging port yang ada di bandara sebelum boarding.

  • Aktifkan mode hemat daya agar baterai lebih tahan lama.

  • Membawa buku fisik atau hiburan non digital sebagai alternatif hiburan selama terbang.

Aturan baru di atas menjadi pengingat bahwa keselamatan tetap jadi prioritas utama dalam perjalanan udara. Meski sedikit merepotkan bagi sebagian orang, adaptasi kecil terhadap peraturan ini justru bisa membuka cara baru dalam menikmati perjalanan. Kamu bisa lebih tenang dan lebih menikmati di setiap momen perjalanan itu sendiri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team