4 Kesalahan dalam Membeli Asuransi Perjalanan untuk Liburan

- Tidak membaca dan memahami isi polis secara menyeluruh. Ketidaktahuan terhadap isi polis bisa menyebabkan klaim ditolak karena tidak sesuai dengan syarat yang berlaku.
- Mengabaikan kesesuaian asuransi dengan jenis perjalanan. Asuransi harus mencakup aktivitas tertentu agar risiko kecelakaan atau cedera ditanggung.
- Terlalu fokus pada harga murah. Harga rendah sebanding dengan manfaat terbatas, sementara premi lebih tinggi menawarkan manfaat lengkap dan relevan.
Asuransi perjalanan mungkin kerap dianggap sebagai pelengkap semata pada saat merencanakan liburan, padahal fungsinya sangat penting untuk memproteksi diri dari berbagai risiko yang tidak diinginkan. Kesalahan dalam memilih asuransi perjalanan ternyata akan membuat perlindungan yang diperoleh pun tidak sesuai dengan kebutuhan.
Banyak wisatawan mungkin membeli asuransi hanya karena harganya murah atau sekadar mengikuti rekomendasi tanpa memahami isi polis yang tercantum di dalamnya. Simaklah beberapa kesalahan berikut ini yang kerap dilakukan orang-orang dalam membeli asuransi perjalanan untuk liburan, sehingga harus dihindari.
1. Tidak membaca dan memahami isi polis secara menyeluruh

Salah satu kebiasaan paling umum adalah tidak membaca detail polis sebelum membeli asuransi perjalanan tersebut. Padahal, setiap polis memiliki ketentuan, batasan, dan pengecualian yang berbeda-beda, sehingga hal ini harus diketahui sejak awal.
Ketidaktahuan terhadap isi polis justru bisa menyebabkan klaim ditolak karena tidak sesuai dengan syarat yang berlaku. Hal ini juga tentu akan sangat merugikan karena perlindungan yang diharapkan tidak bisa dimanfaatkan secara optimal.
2. Mengabaikan kesesuaian asuransi dengan jenis perjalanan

Banyak orang mungkin membeli asuransi perjalanan tanpa menyesuaikan dengan aktivitas yang akan mereka lakukan selama liburan berlangsung. Perjalanan santai dan wisata ekstrem jelas memerlukan cakupan perlindungan yang berbeda daripada perjalanan yang lebih santai.
Jika asuransi tidak mencakup aktivitas tertentu, maka risiko kecelakaan atau cedera tidak akan ditanggung. Oleh karena itu, pastikan untuk memilih jenis perjalanan yang telah disesuaikan dengan perlindungan yang dipilih agar tetap aman dan tenang.
3. Terlalu fokus pada harga murah

Memilih asuransi perjalanan hanya berdasarkan harga termurah kerap kali menjadi jebakan tersendiri yang harus dihindari. Harga rendah biasanya sebanding dengan manfaat yang terbatas dan nilai pertanggungan yang jauh lebih kecil, sehingga hal ini perlu diperhatikan.
Asuransi murah belum tentu memberikan perlindungan yang memadai pada saat terjadi keadaan darurat. Sebaliknya, premi yang sedikit lebih tinggi justru bisa menawarkan manfaat yang jauh lebih lengkap dan relevan dengan kebutuhan selama liburan.
4. Tidak memperhatikan batas usia dan ketentuan khusus

Setiap asuransi perjalanan pada umumnya memiliki batas usia dan ketentuan khusus bagi pemegang polis. Kesalahan sering terjadi pada saat pembeli tidak memeriksa terlebih dahulu apakah usia peserta masih memenuhi syarat yang ada atau pun tidak.
Kondisi kesehatan tertentu juga dapat mempengaruhi cakupan perlindungan, sehingga hal ini perlu dibaca dan dipahami sejak awal. Mengabaikan ketentuan yang ada jelas berisiko membuat asuransi tidak berlaku pada saat benar-benar dibutuhkan.
Membeli asuransi perjalanan untuk liburan memerlukan ketelitian dan pemahaman yang baik agar manfaatnya bisa benar-benar terasa. Justru dengan menghindari kesalahan umum yang ada, maka bisa menyesuaikan asuransi dengan kebutuhan perjalanan. Jangan sampai salah lagi dalam membeli asuransi untuk liburanmu!


















