Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
 First Timer, Ini 7 Kesalahan yang Harus Kamu Hindari saat Ski Trip!
Potret orang sedang ski trip (freepik.com/prostooleh)
  • Artikel membahas berbagai kesalahan umum yang sering dilakukan pemula saat ski trip, mulai dari pemilihan resor hingga perlengkapan dan teknik dasar di lintasan salju.
  • Ditekankan pentingnya belajar dengan instruktur profesional, menggunakan peralatan sesuai ukuran tubuh, serta menjaga postur tubuh agar tetap seimbang dan aman saat meluncur.
  • Selain teknik, artikel menyoroti pentingnya memilih pakaian berlapis yang tepat, memeriksa kondisi cuaca, serta mematuhi etika dan aturan keselamatan di area ski.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ski bisa menjadi pengalaman seru, terutama bagi yang pertama kali merasakan sensasi meluncur di atas salju. Kamu bisa menuruni lereng sambil menikmati panoramanya. Wajar saja kalau ski trip kerap masuk bucket list pencinta winter travel.

Namun, sadarkah kamu bahwa di balik keseruannya, bermain ski perlu persiapan yang matang dan tidak bisa sembarangan? Ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan demi menghindari risiko cedera atau bahaya lainnya. Berikut beberapa kesalahan yang harus dihindari saat ski trip, apalagi kalau kamu baru pertama kali menjajalnya alias first timer

1. Memilih resor yang tidak sesuai kemampuan

Ketika memutuskan untuk bermain ski, tandanya kamu siap melakukan hal menantang. Sayangnya, terlalu bersemangat bisa membuatmu buru-buru memilih jalur yang tidak sesuai. Alhasil, memilih resor tanpa mempertimbangkan kemampuan.

Pemilihan resor ski yang tepat itu penting, karena sebagai area belajar bagi pemula. Pilihlah resor yang menawarkan banyak green line, tanda bahwa medannya diperuntukkan bagi pemula. Setelah cukup percaya diri dengan kemampuanmu, maka dapat beralih ke blue line yang digunakan untuk level menengah.

2. Melewatkan belajar dari instruktur profesional

Potret pemain ski pemula akan berlatih (pexels.com/tonywuphotography)

Sebenarnya, bermain ski bukan aktivitas yang dapat dipelajari dalam waktu singkat. Kamu bisa belajar dari video maupun teman yang dianggap lebih berpengalaman. Namun, melewatkan belajar langsung dengan instruktur profesional dapat membuatmu kesulitan hingga risiko cedera.

Meskipun kamu melakukannya hanya menjadi bagian dari wisata musim dingin, tetapi sebaiknya tidak mengabaikan bagian ini. Setidaknya ambil 1-2 kelas bersama instruktur profesional sebelum menjajalnya sendiri. Hal itu akan membuat bermain ski lebih baik, punya informasi yang cukup, dan mungkin ingin melakukannya setiap musim dingin.

3. Penggunaan peralatan yang tidak tepat

Banyak pemula mengabaikan penggunaan peralatan yang tepat atau tidak memasangnya dengan benar. Perlengkapan ski dapat memberikan perbedaan besar pada kenyamanan. Selain itu, bisa menyebabkan performa kurang optimal hingga memengaruhi keselamatan di lintasan.

Peralatan ski perlu disesuaikan dengan tinggi dan berat badan, serta tingkat keahlian penggunanya. Sementara itu, sepatu ski harus pas, ukuran yang terlalu besar maupun kecil akan membuatmu merasa tidak nyaman dan mengganggu pergerakan. Bila perlu, mintalah saran tentang pemilihan peralatan dari toko penyewaan.

4. Sikap dan postur tubuh yang kurang tepat

Posisi tubuh saat bermain ski (pexels.com/pixabay)

Kesalahan umum yang sering dilakukan pemula, yakni badannya condong ke belakang. Kadang posisi tubuh seperti itu sebagai refleks, karena rasa takut saat lereng curam atau kondisi salju dianggap aneh. Hal ini akan menyebabkan terlalu banyak beban di tumit dan bagian belakang papan ski, sehingga sulit mengendalikannya dan justru akan membuatmu jatuh.

Kamu bisa menghindarinya dengan mempertahankan posisi lutut sedikit ditekuk dan menjaga berat tubuh tetap di depan dan di tengah papan ski. Tubuhmu sebaiknya dalam kondisi rileks, dada tegak, dan bahu sejajar dengan lutut. Sedangkan, kepala dan pandangan ke depan untuk mengantisipasi medan.  

5. Salah memilih bahan pakaian dan layering

Selain memahami peralatan dan teknik bermain ski, ternyata pemilihan pakaian juga penting, lho. Salah memilih bahan pakaian dan layering dapat memengaruhi reaksi tubuh pada suhu dingin di lintasan ski. Hal ini juga akan menentukan tingkat kenyamananmu.

Layering pakaian untuk ski, sebaiknya menggunakan bahan yang hangat, ringan, dan menyerap keringat. Kemudian, lapisan tebal, dan paling luar menggunakan pakaian dengan bahan tahan air untuk membuatmu tetap kering. Sedangkan untuk bawahan, kamu bisa mengenakan pakaian basic yang ringan dan tidak mudah menyimpan bau sebelum mengenakan celana ski.

6. Mengabaikan kondisi cuaca

Potret orang melihat prakiraan cuaca (unsplash.com/estebanbenites)

Banyak pemula yang meremehkan pentingnya memeriksa prakiraan cuaca sebelum bermain ski. Padahal aktivitas tersebut sangat dipengaruhi cuaca. Tak hanya itu, kondisi cuaca di lintasan ski yang bergunung dapat berubah dengan cepat.

Kamu perlu memeriksa ramalan cuaca sebelum berangkat dan bersiaplah menghadapi perubahannya. Jika jarak pandang buruk atau kondisi salju sulit, pertimbangkan untuk beristirahat atau tetap berada di lintasan yang lebih mudah hingga cuaca bersahabat. 

7. Mengabaikan etika dan aturan keselamatan di lintasan

Ski punya etika tidak tertulis yang membuat para pemula sering melakukan kesalahan. Tidak hanya tentang bermain ski di lintasan, tetapi juga termasuk antrean lift. Tujuannya tentu untuk keamanan dan nyamanan bersama.

Sebaiknya kamu melihat ke arah atas (uphill) sebelum meluncur atau berpindah jalur. Pastikan tidak ada orang lain yang melaju kencang, supaya tidak terjadi tabrakan. Selain itu, jangan masuk barisan antrean lift sebelum seluruh anggota grupmu berkumpul.

Nah, sekarang kamu sudah tahu apa saja kesalahan yang harus dihindari para pemula saat bermain ski. Bukan sekadar soal teknik, tapi juga pakaian hingga etika tidak tertulis yang perlu diketahui serta dipatuhi. Sudah siap untuk memulai ski trip?

Editorial Team