- Bus Shinjuku—Kawaguchiko (PP): 4.600 yen Jepang = Rp483.000.
- Bus Wisata Keliling (1-Day Pass): 1.500 yen Jepang = Rp157.500.
- Makan siang dan camilan konbini: 1.500 yen Jepang = Rp157.500.
- Air minum dan keperluan lainnya: 500 yen = Rp52.500.
- Total estimasi: Rp850.500.
4 Tips Liburan Murah ke Gunung Fuji dari Tokyo, Gak sampai Rp1 Juta!

- Pilih bus kilat sebagai alternatif dari harga kereta yang mahal
- Manfaatkan Sightseeing Bus untuk keliling Kawaguchiko
- Berburu spot foto ikonik yang gratis dan estetik
Gunung Fuji tetap menjadi magnet utama bagi para wisatawan yang berkunjung ke Jepang. Kegagahan gunung suci dengan puncak bersalju abadi ini memang selalu berhasil menyihir siapa pun yang memandangnya. Namun, bagi sebagian pelancong, biaya transportasi dan akomodasi menuju destinasi wisata di area Gunung Fuji, seperti Kawaguchiko atau Hakone, sering kali dianggap menguras kantong jika tidak direncanakan dengan matang.
Padahal, dengan strategi yang tepat dan pemilihan transportasi yang cerdik, kamu bisa menikmati keindahan Gunung Fuji dari Tokyo hanya dengan anggaran di bawah Rp1 juta. Mulai dari pilihan bus hingga spot gratis, berikut tips lengkap cara hemat liburan ke Gunung Fuji dari Tokyo tanpa bikin dompet jebol.
1. Pilih bus kilat sebagai alternatif dari harga kereta yang mahal

Langkah pertama untuk menekan biaya adalah menghindari kereta ekspres, seperti Fuji Excursion yang harganya bisa mencapai 4.000—5.000 yen Jepang. Sebagai gantinya, manfaatkanlah bus antarkota atau Highway Bus yang berangkat dari Terminal Bus Shinjuku. Per Januari 2026, harga tiket bus satu kali jalan menuju Stasiun Kawaguchiko berkisar antara 2.200—2.500 yen Jepang (sekitar Rp230 ribu—Rp260 ribu).
Dengan menempuh perjalanan sekitar dua jam, bus ini menawarkan kenyamanan yang hampir setara dengan kereta, lengkap dengan fasilitas Wi-Fi dan toilet di dalam bus. Jika memesan tiket pulang-pergi (PP) sekaligus melalui situs resmi seperti Highway-buses.jp, kamu sering kali bisa mendapatkan potongan harga tambahan atau promo khusus. Pastikan memesan tiket minimal 1 minggu sebelumnya, karena bus ini adalah opsi favorit bagi warga lokal dan turis yang ingin berhemat.
2. Manfaatkan Sightseeing Bus untuk keliling Kawaguchiko

Setelah sampai di Stasiun Kawaguchiko, jangan terburu-buru menyewa taksi atau kendaraan pribadi karena biayanya sangat mahal. Area Fuji memiliki sistem bus wisata yang sangat terintegrasi bernama Omni Bus (Red Line, Green Line, dan Blue Line). Alih-alih membayar setiap kali naik, belilah tiket terusan atau 2-Day Pass seharga 1.500 yen Jepang atau sekitar Rp160 ribu.
Tiket terusan ini memungkinkan kamu naik dan turun bus sepuasnya di berbagai spot populer seperti Danau Kawaguchi, Hutan Aokigahara, hingga Danau Saiko. Dengan kartu sakti ini, kamu sudah bisa menghemat banyak biaya transportasi internal. Bus wisata ini juga beroperasi secara teratur setiap 15—20 menit sekali, sehingga kamu tidak perlu khawatir membuang waktu menunggu terlalu lama di halte.
3. Berburu spot foto ikonik yang gratis dan estetik

Gunung Fuji adalah wisata alam, yang artinya keindahan utamanya bisa dinikmati secara gratis tanpa perlu membayar tiket masuk yang mahal. Salah satu spot paling ikonik yang wajib kamu kunjungi adalah Oishi Park. Terletak di ujung Red Line bus, taman ini menyuguhkan pemandangan langsung ke Gunung Fuji dengan latar belakang bunga musiman dan Danau Kawaguchi tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Selain itu, kamu bisa berjalan kaki menuju kawasan Danau Kawaguchi untuk menemukan sudut-sudut foto tersembunyi. Area seperti jembatan Kawaguchiko Ohashi atau pinggiran hutan kecil di sekitar danau menawarkan perspektif Gunung Fuji yang sangat megah tanpa ada gangguan kerumunan turis. Membawa perlengkapan kamera sendiri dan memanfaatkan cahaya matahari alami adalah kunci untuk mendapatkan foto-foto yang estetik tanpa mengeluarkan biaya tambahan.
4. Hemat biaya makan dengan strategi bekal dan konbini

Makan siang di restoran berpemandangan Gunung Fuji sering menjadi favorit banyak wisatawan, tapi biasanya sering dipatok dengan harga turis yang cukup tinggi. Untuk menyiasati anggarannya, manfaatkanlah keberadaan konbini atau minimarket, seperti Lawson, 7-Eleven, atau FamilyMart yang tersebar luas di dekat stasiun. Kamu bisa membeli onigiri, bento, atau banyak camilan murah dengan harga berkisar 500—800 yen Jepang saja (Rp50 ribu—Rp85 ribu).
Salah satu pengalaman unik yang bisa kamu coba adalah melakukan piknik di tepi danau. Dengan bekal dari minimarket, kamu bisa duduk santai di taman pinggir danau sambil menikmati makan siang dengan pemandangan Gunung Fuji yang sangat eksklusif. Selain lebih hemat, suasana piknik ini akan memberikan pengalaman liburan yang lebih santai dan berkesan dibandingkan harus antre berjam-jam di restoran populer.
5. Rincian estimasi biaya dalam Rupiah

Mari kita bedah rincian biaya perjalanan satu hari alias one day trip dari Tokyo ke Gunung Fuji per Januari 2026 agar kamu punya gambaran yang lebih jelas. Dengan asumsi kurs 1 Yen = Rp105, berikut adalah simulasinya.
Total biaya ini masih menyisakan saldo yang cukup untuk membeli satu atau dua suvenir kecil di Stasiun Kawaguchiko. Dengan total di bawah Rp1 juta, kamu sudah bisa mendapatkan pengalaman liburan yang lengkap dan bisa melihat salah satu ikon paling terkenal di dunia secara langsung.
Liburan hemat bukan berarti tidak berkesan. Dengan perencanaan yang matang, Gunung Fuji yang ikonik bisa kamu nikmati secara maksimal meski dengan budget terbatas. Siapkan kameramu, pesan tiket busnya dari sekarang, dan selamat berburu foto estetik di kaki Gunung Fuji!

















