Cuaca buruk yang masih terjadi di perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, sejak pertengahan Januari membuat larangan kapal wisata berlayar di perairan tersebut diperpanjang.
Semula, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo menutup pelayaran pada 14-20 Januari 2026. Larangan ini kemudian diperpanjang hingga 27 Januari 2026 atau sampai cuaca kembali membaik dan tertuang dalam Maklumat Pelayaran Nomor 07/MP-I/2026 tertanggal 20 Januari 2026.
Perpanjangan penutupan pelayaran kapal wisata dilakukan untuk menghindari potensi gelombang tinggi di perairan Taman Nasional Komodo dan sekitarnya. Kebijakan ini mengacu pada informasi cuaca yang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang dan pengamatan langsung gelombang tinggi di perairan tersebut.
Dengan adanya perpanjangan ini, maka penutupan pelayaran kapal wisata di Labuan Bajo sudah berlangsung selama hampir satu bulan lebih sejak 26 Desember 2025. Kapal wisata sempat diizinkan berlayar secara terbatas pada 7-13 Januari lalu, tetapi kemudian ditutup kembali mulai 14 Januari.