ilustrasi visa (pexels.com/Ekaterina Belinskaya)
Walaupun visa run tidak sepenuhnya ilegal, praktik ini sering berada di area abu-abu dalam aturan imigrasi. Beberapa negara mulai memperketat aturan karena visa run dianggap sebagai cara untuk menyiasati sistem visa turis. Berikut beberapa risiko yang mungkin terjadi:
Penolakan masuk oleh petugas imigrasi
Jika seseorang terlalu sering melakukan visa run, petugas imigrasi bisa saja menolak masuk karena dianggap tinggal terlalu lama dengan visa turis.
Pembatasan jumlah masuk
Beberapa negara mulai membatasi jumlah masuk menggunakan visa turis dalam periode tertentu.
Pemeriksaan lebih ketat di bandara
Traveler yang sering melakukan visa run biasanya akan mendapatkan pertanyaan tambahan dari petugas imigrasi.
Oleh karena itu, sebelum melakukan visa run, penting untuk memahami aturan imigrasi negara tujuan agar tidak mengalami masalah saat kembali.
Jadi, visa run adalah praktik keluar dari suatu negara lalu masuk kembali dalam waktu singkat untuk mendapatkan izin tinggal baru dari visa turis. Strategi ini cukup populer di kalangan digital nomad, ekspatriat, dan traveler jangka panjang.
Meskipun terlihat praktis dan murah, kamu tetap perlu berhati-hati karena beberapa negara mulai memperketat aturan terkait praktik visa run. Jika dilakukan terlalu sering, kamu bahkan bisa saja ditolak masuk oleh imigrasi. Sebelum mencoba visa run, pastikan kamu memahami regulasi visa di negara tujuan agar perjalanan tetap aman dan lancar.