Liburan semestinya bisa menjadi momen menyenangkan untuk melepas penat dan juga menjelajahi berbagai tempat baru. Banyak wisatawan kerap kali menjadi target empuk para pelaku penipuan karena ketidaktahuan akan budaya setempat, perbedaan bahasa yang digunakan, hingga sekadar terlalu percaya pada orang asing yang mungkin terlihat ramah.
Modus penipuan pada saat berlibur sebetulnya sangat bermacam-macam, mulai dari taksi gelap, harga jasa yang telah dimanipulasi, hingga pencurian dengan trik yang terlihat rapi. Oleh sebab itu, penting bagi para traveler untuk tetap waspada terhadap potensi penipuan yang mungkin terjadi selama berlibur. Kamu bisa mengikuti empat tips menghindari modus penipuan saat liburan berikut ini sebagai langkah preventif.
