Tidur dengan nyaman menjadi salah satu faktor penting agar tubuh tetap bugar selama menjalani aktivitas camping, terlebih setelah seharian menjelajahi alam. Selain kantong tidur dan tenda, pemilihan matras juga berpengaruh terhadap kualitas istirahat karena tubuh perlu terlindungi dari permukaan tanah yang keras dan dingin. Dua pilihan yang umum digunakan adalah matras angin dan matras busa yang sama-sama menawarkan karakter berbeda untuk kebutuhan berkemah.
Sekilas, matras angin terlihat lebih nyaman karena memiliki bantalan tebal, sedangkan matras busa menawarkan konstruksi sederhana yang praktis digunakan. Namun, kenyamanan saat camping gak hanya ditentukan oleh tingkat keempukan karena bobot, daya tahan, insulasi, hingga kemudahan penggunaan juga perlu menjadi pertimbangan. Supaya gak salah memilih perlengkapan tidur saat berkemah, yuk pahami lima perbedaan matras angin dan busa berikut ini.
