Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Traveling ke Alam saat Musim Hujan, Tetap Waspada ya!

ilustrasi traveling ke alam (pexels.com/Imad Clicks)
ilustrasi traveling ke alam (pexels.com/Imad Clicks)
Intinya sih...
  • Traveling ke alam saat musim hujan tetap bisa dilakukan, tetapi perlu persiapan lebih matang karena risiko seperti jalan licin, longsor, banjir, dan kondisi cuaca yang sulit diprediksi. Karena itu, perjalanan sebaiknya tidak dilakukan secara “nekat”, melainkan dengan antisipasi perlengkapan, logistik, dan skenario terburuk.
  • Tips pertama adalah memilih destinasi yang tidak terlalu ekstrem. Perhatikan akses jalan menuju lokasi, hindari jalur rawan longsor/banjir, serta jauhi pendakian curam atau area berisiko tinggi yang sulit dinikmati saat hujan.
  • Tips berikutnya adalah menyiapkan perlengkapan tahan air dan pakaian hangat, seperti payung, jas hujan, serta dry bag untuk melindungi barang elektronik dan dokumen agar tidak basah.
  • Selain itu, siapkan logistik (snack tahan lama, makanan praktis, termos kecil), obat-obatan pribadi (anti-alergi, salep anti-luka), serta perhatikan keamanan dan kebersihan (tongkat trekking, tanya warga soal jalur berbahaya, jangan buang sampah). Disarankan berangkat pagi hari karena hujan sering turun sore/malam dan pencahayaan pagi membantu mengurangi risiko tersesat.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Traveling tentu menjadi kegiatan menyenangkan. Kita bisa menepi sejenak dari padatnya rutinitas dan kesibukan. Salah satu yang kerap menjadi andalan adalah traveling ke alam. Tapi menjadi kendala tersendiri saat sudah memasuki musim hujan. Hal inilah yang membuat seseorang berpikir ulang saat hendak traveling ke alam.

Jika kamu masih memaksakan keinginan tersebut, tentu ada beberapa hal yang harus diketahui. Baik dari segi perlengkapan, perbekalan, maupun antisipasi saat menghadapi kemungkinan terburuk. Semoga adanya lima tips ini membantu kamu yang ingin menikmati alam saat musim penghujan.

Table of Content

1. Pilihlah destinasi yang tidak terlalu ekstrem

1. Pilihlah destinasi yang tidak terlalu ekstrem

ilustrasi traveling ke alam (pexels.com/Yu Lin Chen)
ilustrasi traveling ke alam (pexels.com/Yu Lin Chen)

Bagi mereka yang gemar petualangan, traveling ke alam menjadi kewajiban. Ini merupakan cara paling ampuh mengembalikan pikiran yang penat. Tapi saat musim penghujan tiba, traveling ke alam seolah menjadi tantangan tersendiri. Kita harus melakukan beberapa persiapan dengan baik.

Saat traveling ke alam di musim penghujan, pilihlah destinasi yang tidak terlalu ekstrem. Tempat tersebut masih bisa dinikmati saat musim penghujan tiba. Perhatikan kondisi jalan menuju lokasi tidak licin atau rawan longsor. Hindari tempat dengan risiko tinggi seperti daerah rawan banjir atau jalur pendakian curam.

2. Jangan lupa mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang tahan air

ilustrasi traveling ke alam (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
ilustrasi traveling ke alam (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Apakah kamu termasuk tipe orang yang gemar traveling ke alam saat musim penghujan? Pemandangan sejuk berpadu dengan air hujan memang menghadirkan keindahan tersendiri. Tapi jika kamu traveling ke alam saat musim hujan, kamu harus diiringi dengan persiapan yang matang.

Jangan lupa mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang tahan air. Kamu bisa  membawa payung, jas hujan, serta pakaian hangat. Kamu juga bisa menggunakan dry bag untuk melindungi barang-barang elektronik dan dokumen supaya tidak basah.

3. Persiapkan logistik secara lengkap

ilustrasi traveling ke alam (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
ilustrasi traveling ke alam (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Alam memang memiliki cara tersendiri untuk menghadirkan kenyamanan. Tidak heran jika beberapa orang memutuskan traveling ke alam. Tapi ini juga tidak terlepas dari berbagai tips yang harus diikuti. Tujuannya agar traveling di musim penghujan tetap aman dan nyaman.

Dalam hal ini, kamu harus mempersiapkan logistik secara lengkap. Bawa makanan ringan yang tahan lama dan mudah dikonsumsi seperti roti, cokelat, atau makanan kaleng. Selain itu kamu juga bisa membawa termos dalam ukuran kecil. Hal penting yang tidak boleh dilupakan, pastikan membawa obat-obatan pribadi, obat anti-alergi, dan salep anti-luka.

4. Jangan lupa memperhatikan keamanan dan kebersihan

ilustrasi traveling ke alam (pexels.com/Thirdman)
ilustrasi traveling ke alam (pexels.com/Thirdman)

Pemandangan alam memang mampu menghadirkan pesona tersendiri. Bahkan menjadi cara paling tepat untuk refreshing di tengah padatnya kesibukan. Untuk kamu yang traveling ketika musim penghujan, tentu harus mengetahui beberapa tips secara tepat.

Jangan lupa memperhatikan keamanan sekaligus kebersihan. Gunakan tongkat trekking untuk menjaga keseimbangan. Tanyakan kepada warga setempat tentang jalur atau area yang rawan bahaya. Selain itu, hindari meninggalkan sampah yang bisa terbawa arus hujan.

5. Usahakan untuk berangkat saat pagi hari

ilustrasi traveling ke alam (pexels.com/VKJ International)
ilustrasi traveling ke alam (pexels.com/VKJ International)

Traveling saat musim penghujan memang menjadi tantangan tersendiri. Di samping suguhan alam yang memikat dan menyegarkan, kita juga harus mempersiapkan diri dengan cermat. Terutama berkaitan dengan pengaturan waktu sehingga tidak membahayakan diri selama petualangan.

Usahakan kamu berangkat traveling ke alam saat pagi hari. Ini dikarenakan hujan sering turun saat sore atau malam. Selain itu, berangkat pada pagi hari memungkinkan kita memperoleh pencahayaan alami dari sinar matahari. Hal ini dapat meminimalisir kemungkinan tersesat.

Tentu kita harus memperhatikan beberapa hal dengan baik saat hendak traveling ke alam di musim penghujan. Jangan sampai berangkat hanya menuruti tindakan nekat. Pastikan memilih destinasi yang tidak terlalu ekstrem, sekaligus mempersiapkan peralatan dan perbekalan yang sesuai. Saat kita mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, liburan di alam terasa menyenangkan.

FAQ Seputar Tips Traveling ke Alam saat Musim Hujan

Apa hal utama yang perlu dipahami sebelum traveling ke alam saat musim hujan?

Risikonya lebih tinggi (jalan licin, longsor, banjir, cuaca berubah cepat), jadi wajib persiapan matang dari perlengkapan, logistik, hingga antisipasi kondisi darurat.

Destinasi seperti apa yang sebaiknya dipilih saat musim hujan?

Pilih yang tidak ekstrem dan aksesnya relatif aman; hindari area rawan banjir/longsor serta jalur pendakian curam atau berisiko tinggi.

Perlengkapan apa yang paling penting dibawa?

Peralatan tahan air (payung/jas hujan), pakaian hangat, serta dry bag untuk melindungi elektronik dan dokumen agar tidak basah.

Tips keamanan dan waktu terbaik berangkat kapan?

Bawa logistik dan obat pribadi, gunakan tongkat trekking, cek info jalur ke warga setempat, jaga kebersihan, dan usahakan berangkat pagi karena hujan sering turun sore/malam serta cahaya pagi membantu navigasi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mutiatuz Zahro
EditorMutiatuz Zahro
Follow Us

Latest in Travel

See More

3 Gua Unik di Gunung Fuji, Wisata Alam yang Jarang Diketahui

23 Jan 2026, 18:29 WIBTravel