Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Mobil Buatan Mahasiswa Indonesia yang Menang Kejuaraan Dunia

4 Mobil Buatan Mahasiswa Indonesia yang Menang Kejuaraan Dunia
Garudauny.com

Mahasiswa Indonesia dari berbagai perguruan tinggi sering kali membuat berbagai inovasi mobil canggih. Mobil-mobil buatan mahasiswa tersebut sering diikutsertakan di lomba-lomba tingkat Internasional.

Bahkan, beberapa mobil tersebut ada yang memenangkan kejuaraan di luar negeri. Nah, berikut beberapa mobil buatan mahasiswa Indonesia yang berhasil memenangkan kejuaraan Internasional.

1. Mobil Garuda Hybrid UNY

Instagram.com/garudauny
Instagram.com/garudauny

Mobil Garuda Hybrid karya mahasiswa UNY ini merupakan mobil dengan 2 tenaga penggerak, bagian depan menggunakan mesin listrik dan bagian belakang menggunakan Internal Combustion Engine (ICE). Mobil buatan mahasiswa yang tergabung dalam tim Garuda UNY ini pernah beberapa kali diikutsertakan dalam lomba kejuaraan dunia. 

Pada tahun 2018, mobil Garuda UNY berhasil meraih best of the best pada International Student Car Competition (ISCC) di Gyeonggi-Do, Korea Selatan. Sebelumnya, pada tahun 2015, mobil hybrid ini juga pernah memenangkan International Student Green Car Competition (ISGCC) 2015 di Korea.

2. Mobil Bimasakti UGM

Ft.ugm.ac.id
Ft.ugm.ac.id

Mobil Bimasakti adalah mobil karya para mahasiswa Universitas Gajah Mada yang tergabung dalam Bimasakti Racing Team. Mobil ini pernah dilombakan di acara tahunan Student Formula Japan Competition selama 7 tahun berturut-turut. Namun, kemenangan diraih pada tahun 2018, dimana pada tahun itu Bimasakti langsung menyabet 2 penghargaan, yaitu JAMA Chairman Award dan juara ke-3 Place Business Presentation Category.

Selain mendapat dua penghargaan, tim Bimasakti juga menjadi satu-satunya tim tidak dapat pinalti dari para panitia lomba. Mobil Bimasakti juga menjadi mobil tercepat dan mobil dengan daya tahan terbaik di Asia Tenggara.

3. Mobil Sapu Angin ITS

Its.ac.id
Its.ac.id

Mobil Sapuangin adalah mobil karya mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Mobil ini merupakan mobil hemat energi yang dapat menempuh 336 km hanya dengan 1 liter bahan bakar hingga mendapat peringkat ke-3 untuk kelas Internal Combustion Engine (ICE).

Tahun 2018, Tim Sapuangin meraih peringkat ke-2 pada ajang Drivers’ World Championship (DWC) Asia 2018 dan diberi kesempatan untuk mengikuti grand final di London. Tim Sapuangin pun mengatur strategi terutama pada kecepatan mobil untuk dapat memenangkan perlombaan kelas dunia tersebut.

Keberhasilan tim dalam mengatur strategi inilah yang membawa mereka meraih kemenangan di Shell Eco-Marathon Drivers’ World Championship (DWC) Grand Final London 2018.

4. Mobil Antawirya UNDIP

Manunggal.undip.ac.id
Manunggal.undip.ac.id

Mobil Antawirya adalah hasil karya para mahasiswa Universitas Diponegoro yang tergabung dalam Tim Antawirya Undip. Mobil ini pernah meraih peringkat ke-5 pada kategori Urban Gasoline di kompetisi Shell Eco- Marathon Asia (SEMA) 2015 di Manila, Filipina.

Mobil Antawirya ini juga pernah menjadi juara ke-2 Urban Ethanol dalam Kontes Mobil Hemat Energi 2016. Mobil ini dapat menempuh jarak 144 Km dengan hanya 1 Liter bahan bakar.

Itulah beberapa mobil karya mahasiswa Indonesia yang berhasil menjuarai kejuaraan dunia. Kita sebagai anak bangsa patut mengapresiasi karya saudara-saudara se Tanah Air kita. Karena kerja keras mereka, mereka dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Raiyani Hidayah Ruida
EditorRaiyani Hidayah Ruida
Follow Us

Latest in Automotive

See More

Cara Menghitung Konsumsi BBM Mobil Secara Akurat

07 Apr 2026, 22:01 WIBAutomotive