Changan Rilis Teknologi Hybrid Baru, Fokus Efisiensi dan AI

- Changan Automobile meluncurkan teknologi hybrid BlueCore HEV di Chongqing, menonjolkan efisiensi bahan bakar 2,98 liter per 100 km dan sistem kontrol berbasis AI tanpa perlu pengisian daya eksternal.
- Teknologi ini dikembangkan enam tahun dengan investasi lebih dari 2 miliar yuan dan melibatkan 1.000 insinyur, menjadi bagian strategi global Changan untuk memperluas pasar kendaraan elektrifikasi.
- BlueCore HEV telah melewati uji ketahanan ekstrem lebih dari 2 juta km dan akan menjadi fondasi penggerak global Changan, termasuk ekspansi ke Indonesia bersama Indomobil Group.
Jakarta, IDN Times - Changan Automobile resmi memperkenalkan teknologi hybrid terbarunya, BlueCore HEV, dalam peluncuran global di Chongqing, China. Teknologi ini diklaim mampu membawa efisiensi konsumsi bahan bakar kendaraan ke “era 2L”, dengan catatan uji jalan nyata mencapai 2,98 liter per 100 km di area perkotaan.
BlueCore HEV dikembangkan sebagai solusi hybrid cerdas yang menggabungkan mesin injeksi langsung bertekanan tinggi 500 bar, motor listrik berdaya tinggi, baterai berstandar keamanan tinggi, serta sistem kontrol berbasis AI cloud dalam satu sistem tanpa kebutuhan pengisian daya eksternal.
Pendekatan ini menempatkan teknologi tersebut sebagai evolusi dari sistem hybrid konvensional yang selama ini masih berfokus pada mesin pembakaran internal.
1. Strategi global dan investasi besar di teknologi hybrid

Dalam peluncuran tersebut, General Manager Changan, Zhao Fei, menegaskan teknologi ini bukan sekadar inovasi produk, melainkan bagian dari strategi global perusahaan.
“BlueCore HEV adalah solusi dari China untuk mobilitas hybrid global,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (6/4/2026).
Teknologi ini dikembangkan selama enam tahun dengan melibatkan lebih dari 1.000 insinyur dan investasi melampaui 2 miliar yuan.
Dengan penguasaan 163 teknologi inti, BlueCore HEV menjadi tonggak penting dalam upaya Changan memperluas peran di pasar kendaraan elektrifikasi global. Sistem ini juga memperkenalkan pendekatan baru yang menyeimbangkan tenaga mesin konvensional dan listrik melalui kontrol cerdas berbasis AI.
2. Fokus pada efisiensi tanpa mengorbankan kenyamanan

BlueCore HEV dirancang untuk memberikan efisiensi optimal terutama dalam kondisi lalu lintas perkotaan seperti kemacetan dan stop-and-go. Sistem mampu bekerja dalam kondisi paling efisien tanpa mengubah kebiasaan pengguna, karena tetap menggunakan pengisian bahan bakar seperti mobil konvensional.
Di sisi lain, pengalaman berkendara tetap menjadi perhatian utama. Teknologi peredam suara canggih, kontrol penghentian piston, serta pembatalan gelombang suara dikembangkan untuk menghadirkan kabin yang lebih senyap dan halus, mendekati karakter kendaraan listrik murni.
Hal ini mempertegas positioning BlueCore HEV sebagai solusi transisi menuju elektrifikasi penuh tanpa kompromi kenyamanan.
3. Uji ketahanan ekstrem dan evolusi teknologi Changan

Dari aspek keandalan, sistem BlueCore HEV telah melalui serangkaian pengujian intensif, termasuk lebih dari 2 juta kilometer uji kendaraan, 70 uji jalan khusus, serta ratusan jam pengujian laboratorium, dan kondisi ekstrem.
Hal ini menunjukkan kesiapan teknologi untuk digunakan secara global dalam berbagai kondisi operasional.
Executive Vice President Changan, Yang Dayong mengatakan arsitektur iDE-H (intelligent Deep Electrified Hybrid) mampu mengatasi keterbatasan utama sistem HEV konvensional, sekaligus meningkatkan efisiensi, performa berkendara, dan fitur cerdas.
Changan akan menjadikan BlueCore HEV sebagai fondasi pengembangan sistem penggerak, sekaligus memperkuat ekspansi globalnya, termasuk di Indonesia melalui kerja sama dengan Indomobil Group.


















