Kemacetan sering dianggap hanya menghabiskan waktu dan bahan bakar, padahal kondisi ini juga memberi beban tambahan pada berbagai komponen mobil. Kendaraan yang bergerak perlahan lalu berhenti berulang kali tetap menjalankan mesin, sistem pendingin, transmisi, dan komponen lain meski jarak tempuh yang tercatat relatif sedikit. Akibatnya, patokan servis berdasarkan kilometer saja terkadang kurang menggambarkan seberapa berat mobil sudah bekerja.
Mobil yang rutin menghadapi kemacetan juga menjalani pola penggunaan berbeda dibanding kendaraan yang lebih sering melaju lancar di jalan bebas hambatan. Intensitas kerja sejumlah komponen menjadi lebih tinggi sehingga pemeriksaan berkala perlu mendapat perhatian meski angka pada odometer belum bertambah banyak. Supaya kondisi kendaraan tetap prima di tengah rutinitas jalanan padat, yuk pahami alasan mobil yang sering kena macet dapat membutuhkan servis lebih cepat.
