AC mobil yang terasa sangat dingin memang menyenangkan, terutama saat berkendara pada siang hari dengan suhu udara yang menyengat. Namun, ada anggapan bahwa menyetel AC pada suhu serendah mungkin dapat membuat mesin bekerja lebih berat, bahkan menyebabkan konsumsi bahan bakar meningkat. Anggapan tersebut gak sepenuhnya keliru karena sistem pendingin kabin pada mobil konvensional memang memiliki hubungan dengan kerja mesin.
Meski demikian, efek penggunaan AC terhadap mesin gak sesederhana semakin dingin kabin berarti semakin berat pula beban yang diterima mesin. Cara kerja kompresor, kondisi sistem AC, karakter mesin, sampai pengaturan suhu turut menentukan seberapa besar beban tambahan yang muncul. Supaya gak keliru memahami hubungan antara suhu kabin dan performa kendaraan, yuk simak lima faktanya berikut ini.
