Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Ampuh Mengatasi Wiper Mobil yang Berisik

ilustrasi membersihkan kaca depan mobil
ilustrasi membersihkan kaca depan mobil (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Intinya sih...
  • Karet wiper yang kotor menjadi penyebab suara berisik, perlu dibersihkan secara rutin dan menyeluruh.
  • Memastikan kaca depan tetap bersih agar wiper bekerja optimal dan mengurangi suara berdecit.
  • Pengecekan sudut dan posisi wiper, hindari penggunaan wiper di kaca kering, serta mengganti wiper saat elastisitas mulai berkurang.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Suara berisik dari wiper mobil sering terasa sepele, tapi efeknya bisa mengganggu konsentrasi saat berkendara. Gesekan kasar di kaca depan membuat suasana kabin terasa gak nyaman, apalagi saat hujan deras atau gerimis panjang. Masalah ini juga sering muncul tiba-tiba, meski kondisi wiper terlihat masih normal dari luar.

Banyak pengemudi mengira bunyi berdecit dari wiper adalah tanda usia pakai semata. Padahal, penyebabnya bisa datang dari berbagai faktor kecil yang sering terlewatkan. Dengan perawatan yang tepat dan langkah yang sesuai, wiper bisa kembali senyap dan bekerja optimal. Yuk, simak tips ampuh berikut supaya perjalanan tetap tenang dan fokus!

1. Membersihkan karet wiper secara rutin dan menyeluruh

illustrasi membersihkan wiper (freepik.com/freepik)
illustrasi membersihkan wiper (freepik.com/freepik)

Karet wiper yang kotor adalah penyebab paling umum munculnya suara berisik. Debu, sisa air hujan, dan minyak dari jalanan bisa menempel dan mengeras di permukaan karet. Kondisi ini membuat gesekan dengan windshield menjadi kasar dan gak rata.

Pembersihan rutin membantu mengembalikan kelenturan dan daya sapu karet wiper. Gunakan air bersih dan kain lembut untuk menghapus kotoran yang menempel. Dengan karet yang bersih, gerakan wiper terasa lebih halus dan suara berdecit bisa berkurang secara signifikan.

2. Memastikan kondisi kaca depan tetap bersih

ilustrasi kaca depan mobil dan wiper
ilustrasi kaca depan mobil dan wiper (unsplash.com/Max Tokarev)

Kaca depan yang terlihat bening belum tentu benar-benar bersih. Lapisan tipis minyak, jamur, atau sisa cairan pembersih bisa membuat permukaan kaca licin tak merata. Saat wiper bekerja di atas permukaan seperti ini, suara berisik sering muncul tanpa disadari.

Membersihkan windshield secara menyeluruh membantu menciptakan permukaan gesek yang ideal. Gunakan cairan pembersih kaca khusus otomotif agar hasilnya lebih maksimal. Kaca yang bersih membuat sapuan wiper lebih senyap dan pandangan tetap jernih saat hujan.

3. Mengecek sudut dan posisi wiper

ilustrasi wiper mobil
ilustrasi wiper mobil (pexels.com/Maria Tyutina)

Posisi wiper yang kurang tepat bisa memicu suara berdecit meski karetnya masih bagus. Sudut karet yang gak sejajar dengan kaca membuat tekanan jadi timpang di satu sisi. Akibatnya, gerakan wiper terasa tersendat dan menimbulkan bunyi yang mengganggu.

Pengecekan sudut dan posisi membantu memastikan karet menyentuh kaca secara merata. Lengan wiper perlu berada di posisi tegak lurus saat bergerak. Dengan alignment yang tepat, gesekan menjadi lebih halus dan suara berisik bisa diminimalkan.

4. Menghindari penggunaan wiper di kaca kering

ilustrasi wiper mobil
ilustrasi wiper mobil (pexels.com/Sergey Isaev)

Menggerakkan wiper di kaca kering adalah kebiasaan yang sering dilakukan tanpa sadar. Gesekan langsung antara karet dan kaca kering mempercepat keausan dan memicu suara berisik. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini merusak struktur karet wiper.

Pastikan kaca sudah basah oleh air hujan atau cairan washer sebelum mengaktifkan wiper. Cairan ini berfungsi sebagai pelumas sementara yang mengurangi gesekan. Dengan kebiasaan sederhana ini, wiper bisa bekerja lebih senyap dan awet.

5. Mengganti wiper saat elastisitas mulai berkurang

ilustrasi wiper mobil
ilustrasi wiper mobil (pexels.com/Vitali Adutskevich)

Karet wiper punya usia pakai dan gak bisa bertahan selamanya. Saat elastisitasnya menurun, karet menjadi kaku dan sulit mengikuti kontur kaca. Kondisi ini hampir pasti memunculkan suara berisik dan sapuan yang gak merata.

Mengganti wiper di waktu yang tepat membantu menjaga performa optimal. Pilih produk dengan kualitas rubber compound yang baik agar lentur dan tahan cuaca. Dengan wiper baru yang sesuai, suara senyap kembali terasa dan visibilitas saat hujan tetap terjaga.

Wiper yang berisik bukan sekadar masalah kenyamanan, tapi juga tanda ada yang perlu diperhatikan. Dengan perawatan rutin dan kebiasaan yang tepat, suara mengganggu bisa diatasi tanpa langkah rumit. Perjalanan pun terasa lebih tenang dan fokus tetap terjaga. Perhatian kecil pada wiper memberi dampak besar pada keselamatan dan kenyamanan berkendara.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Automotive

See More

Tips Merawat Busa Helm, Biar Tetap Padat dan Nyaman

06 Feb 2026, 20:05 WIBAutomotive