Situsai terjebak di tengah kemacetan lalu lintas yang mengular merupakan makanan sehari-hari bagi sebagian besar masyarakat urban. Berada di dalam antrean kendaraan yang nyaris tidak bergerak selama berjam-jam sering kali menjadi momen yang sangat menguji kesabaran. Banyak orang yang merasakan bahwa energi mereka terkuras habis setelah melewati kemacetan, meskipun hanya duduk diam di dalam kabin mobil.
Fenomena kelelahan dan tekanan mental akibat macet ternyata bukan sekadar perasaan subjektif belaka. Kondisi ini merupakan akibat nyata dari respons tubuh terhadap lingkungan jalan raya yang tidak kondusif bagi kesehatan psikologis. Ada beberapa mekanisme biologis dan mental yang menjelaskan mengapa kemacetan bisa menjadi musuh utama bagi kebugaran tubuh.
