Raksasa otomotif asal China, BYD, baru saja mengumumkan target yang sangat berani untuk menjadi produsen mobil terbesar di dunia dalam waktu lima tahun ke depan. Berdasarkan laporan dari media otomotif carscoops.com, pimpinan BYD, Wang Chuanfu, menyampaikan ambisi besar ini dalam rapat umum pemegang saham tahunan di Shenzhen. Langkah strategis ini diambil dengan mengandalkan teknologi baterai Blade generasi kedua sebagai pilar utama untuk mendorong ekspansi global mereka secara masif.
Namun, target ambisius ini menghadapi jalan terjal karena kondisi pasar domestik yang sedang mengalami kelesuan. Pada Mei 2026, penjualan BYD di China justru merosot tajam sebesar 29,2 persen secara tahunan dengan total penjualan 207.372 kendaraan. Penurunan ini memaksa produsen mobil listrik tersebut untuk memutar otak dan mengalihkan fokus pertumbuhan mereka ke pasar internasional, termasuk membidik Kanada sebagai salah satu wilayah pemasaran paling potensial.
