Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Auto2000 Ungkap Detail Baterai Veloz Hybrid EV
Toyota Veloz Hybrid dengan finishing two-tone (IDN Times/Fadhliansyah)
  • Toyota New Veloz Hybrid EV hadir dengan baterai lithium-ion 0,7 kW yang meningkatkan efisiensi bahan bakar hingga 40 persen dibandingkan mesin bensin konvensional.
  • Baterai ditempatkan di bawah jok depan untuk menjaga keseimbangan bobot dan menggunakan sistem self-charging hybrid tanpa perlu colokan listrik eksternal.
  • Auto2000 menekankan pentingnya menjaga pendinginan baterai serta memberikan garansi hingga 8 tahun atau 160.000 km untuk komponen baterai hybrid.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kehadiran Toyota New Veloz Hybrid EV menjadi salah satu langkah penting dalam memperluas adopsi kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

Dengan banderol yang lebih terjangkau dibandingkan mobil listrik murni, teknologi hybrid dinilai semakin relevan untuk masyarakat yang menginginkan efisiensi bahan bakar tanpa bergantung pada infrastruktur charging.

Melalui jaringan dilernya, Auto2000 pun aktif memberikan edukasi kepada konsumen terkait teknologi hybrid, terutama soal baterai yang menjadi komponen krusial dalam sistem ini.

1. Baterai kompak dengan efisiensi tinggi

Ruang mesin Toyota Veloz Hybrid (IDN Times/Fadhliansyah)

Salah satu aspek utama yang dijelaskan adalah jenis dan performa baterai yang digunakan. Toyota New Veloz Hybrid EV mengandalkan baterai lithium-ion berkapasitas sekitar 0,7 kW yang mampu menyuplai tenaga hingga 80 PS untuk motor listriknya. Kombinasi ini berkontribusi besar terhadap efisiensi bahan bakar.

“Baterai tegangan tinggi ini menjadi salah satu komponen penting pada Hybrid EV Toyota agar lebih hemat bensin dan rendah emisi,” ujar Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, belum lama ini.

Efisiensi tersebut diklaim meningkat hingga 40 persen dibandingkan model bermesin bensin konvensional, dengan konsumsi bahan bakar yang bisa mencapai 28,9 km/liter. Ini menjadi nilai jual utama hybrid di segmen MPV keluarga.

2. Penempatan dan sistem kerja yang praktis

Interior Veloz Hybrid (IDN Times/Fadhliansyah)

Dari sisi desain, baterai ditempatkan di bawah jok penumpang depan. Posisi ini dipilih untuk menjaga distribusi bobot kendaraan tetap seimbang sekaligus memastikan kabin dan bagasi tidak terganggu. Pendekatan ini juga telah diterapkan pada model hybrid Toyota lainnya dan terbukti andal.

Selain itu, sistem yang digunakan adalah self-charging hybrid. Artinya, baterai dapat mengisi ulang secara otomatis tanpa perlu colokan listrik eksternal. Energi diperoleh dari regenerative braking, deselerasi, hingga saat mesin bekerja.

Namun demikian, kendaraan tetap dilengkapi aki kecil (auxiliary battery) bertegangan 12 volt yang bertugas menyuplai sistem kelistrikan seperti lampu dan audio. Aki ini tetap membutuhkan perawatan rutin agar tidak mengalami soak.

3. Perawatan dan hal yang perlu diperhatikan

Aksen black chrome pada fascia Veloz Hybrid (IDN Times/Fadhliansyah)

Auto2000 juga menekankan pentingnya menjaga sistem pendinginan baterai. Pengguna diimbau tidak menutup kisi-kisi udara yang berfungsi mendinginkan baterai, karena dapat menyebabkan overheat dan menurunkan umur pakai.

Selain itu, ada beberapa hal teknis yang perlu dipahami pengguna. Misalnya, indikator baterai hybrid yang tidak pernah mencapai 100 persen merupakan kondisi normal. Hal ini memang dirancang untuk menjaga kesehatan baterai serta menyediakan ruang bagi proses pengisian saat deselerasi.

Auto2000 juga memberikan garansi baterai hybrid hingga 8 tahun atau 160.000 km, sementara aki kecil mendapat garansi 1 tahun atau 20.000 km.

Editorial Team