Mobil listrik tidak memiliki mesin pembakaran yang menghasilkan panas seperti mobil bensin. Namun, bukan berarti kendaraan ini tidak membutuhkan sistem pendinginan. Baterai, motor listrik, inverter, dan komponen elektronik tetap menghasilkan panas saat bekerja sehingga suhunya perlu dikendalikan.
Karena itu, sejumlah mobil listrik menggunakan cairan pendingin atau battery coolant. Harganya sering disebut lebih mahal dibanding air radiator mobil bensin. Benarkah demikian, dan apa sebenarnya perbedaan antara kedua jenis cairan tersebut?
