Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Berapa Lama Lapisan Nano Coating Bisa Bertahan?

Berapa Lama Lapisan Nano Coating Bisa Bertahan?
ilustrasi cat mobil yang mengkilap (pexels.com/Garvin St. Villier)
Share Article

Perlindungan cat kendaraan menggunakan teknologi nanocoating kini menjadi pilihan populer bagi para pemilik kendaraan yang ingin menjaga tampilan mobil tetap mengilap. Lapisan cairan kimia berukuran nano ini mampu meresap ke dalam pori-pori cat untuk memberikan perlindungan ekstra dari goresan halus serta paparan sinar matahari.

Namun, banyak orang yang penasaran mengenai sejauh mana ketahanan dari beberapa lapis pelindung nanocoating yang diaplikasikan pada bodi kendaraan. Ketahanan lapisan ini sebenarnya sangat dipengaruhi oleh jumlah lapisan, kualitas bahan yang digunakan, serta pola perawatan harian yang dilakukan.

1. Tingkat daya tahan berdasarkan jumlah lapisan yang diaplikasikan

Ilustrasi perbaikan cat mobil akibat goresan
Ilustrasi perbaikan cat mobil akibat goresan (freepik.com/freepik)

Aplikasi nanocoating pada bodi kendaraan umumnya dilakukan mulai dari satu hingga tiga lapisan tergantung pada paket perlindungan yang dipilih. Satu lapisan nanocoating standar biasanya mampu bertahan memberikan efek proteksi dan efek daun talas selama satu hingga dua tahun. Perlindungan dasar ini cukup untuk menahan paparan debu, kotoran burung, serta sinar ultraviolet harian.

Penambahan lapisan kedua dan ketiga akan membentuk struktur pelindung yang jauh lebih tebal serta lebih tahan lama di permukaan cat. Tumpukan beberapa lapisan ini dapat memperpanjang masa pakai proteksi hingga rentang tiga sampai lima tahun lamanya. Makin banyak lapisan yang mengering dengan sempurna, makin kuat pula benteng pertahanan cat dari ancaman kontaminasi lingkungan.

2. Pengaruh kualitas bahan kimia dan proses pengeringan lapisan

ilustrasi cat mobil yang mengkilap (pexels.com/Erik Mclean)
ilustrasi cat mobil yang mengkilap (pexels.com/Erik Mclean)

Selain jumlah lapisan, formulasi bahan kimia nanocoating juga memegang peranan kunci dalam menentukan lamanya masa ketahanan. Bahan cair berkadar silika atau titanium dioksida yang tinggi memiliki kemampuan mengikat molekul cat dengan sangat kuat. Daya rekat yang tinggi ini membuat lapisan pelindung tidak mudah luntur meskipun kendaraan sering dicuci.

Proses pengeringan atau curing menggunakan sinar inframerah setelah pengaplikasian juga sangat menentukan daya tahan akhir lapisan. Pengeringan yang sempurna membuat setiap lapisan menyatu secara maksimal dan mengeras dengan tingkat kekerasan yang optimal. Sebaliknya, proses pengeringan yang terburu-buru akan membuat lapisan pelindung cepat mengelupas dan berkurang efektivitasnya.

3. Pentingnya perawatan berkala untuk menjaga efektivitas perlindungan

ilustrasi cat mobil yang mengkilap (pexels.com/Erik Mclean)
ilustrasi cat mobil yang mengkilap (pexels.com/Erik Mclean)

Ketahanan jangka panjang dari nanocoating sangat bergantung pada cara pemilik merawat kebersihan kendaraan sehari-hari. Penggunaan sampo mobil berbahan kimia keras atau sabun cuci piring dapat merusak struktur kimia nanocoating secara perlahan. Mencuci kendaraan dengan sampo ber-ph netral menjadi langkah wajib agar lapisan pelindung tidak cepat terkikis.

Pemeriksaan dan perawatan ulang secara berkala di salon mobil juga sangat dianjurkan setiap enam bulan sekali. Proses maintenance ini berfungsi untuk membersihkan kerak air yang menempel serta menyegarkan kembali sifat hidrofobik pada lapisan terluar. Perawatan yang konsisten akan memastikan perlindungan nanocoating tetap berfungsi maksimal hingga bertahun-tahun.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More