Sasis CIIC milik CATL (CATL)
Dalam pengujian yang dilakukan di bengkel, sel CATL dalam kondisi penuh ditusuk menggunakan lebih dari 20 paku baja. Tegangan sel tercatat 3,392 volt ketika pengujian berlangsung. Sel kemudian mengalami pelepasan energi listrik dan mengeluarkan asap, tetapi tidak terlihat api terbuka maupun ledakan selama pengujian tersebut.
Pada tahap berikutnya, casing aluminium dibuka dan lapisan internal sel dipisahkan secara paksa. Material internal kemudian terbakar. Namun, CarNewsChina.com menegaskan bahwa kedua kejadian tersebut berlangsung dalam kondisi berbeda. Uji paku dilakukan pada sel yang masih utuh, sedangkan kebakaran terjadi saat struktur internal sengaja dibongkar.
Hasil tersebut juga tidak bisa langsung dijadikan ukuran keamanan seluruh baterai Xiaomi SU7 atau baterai CATL secara umum. Pengujian dilakukan terhadap satu sampel sel dan bukan pengujian laboratorium resmi berdasarkan standar keselamatan baterai kendaraan listrik.
Pembongkaran ini tetap menarik karena memperlihatkan bagaimana dua sel berkapasitas sama dapat memiliki bobot, dimensi, kepadatan energi, serta konstruksi internal yang berbeda. Namun, performa satu sel tidak otomatis menggambarkan kemampuan seluruh battery pack, termasuk aspek keselamatan, ketahanan tabrakan, dan pencegahan thermal propagation.