Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bridgestone Membaca Perubahan Selera Konsumen Indonesia

Head of Marketing Planning Bridgestone Indonesia, Anindito Ajireswara
Head of Marketing Planning Bridgestone Indonesia, Anindito Ajireswara (IDN Times/Fadhliansyah)
Intinya sih...
  • Konsumen otomotif Indonesia beralih dari informasi satu arah ke percakapan dua arah.
  • Perubahan ekspektasi konsumen membuat produsen ban harus lebih presisi dalam merancang produk.
  • Bridgestone Indonesia menganggap mendengarkan konsumen sebagai bagian dari strategi pengembangan produk.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Perubahan perilaku konsumen otomotif di Indonesia dalam satu dekade terakhir terasa semakin nyata.

Jika dulu keputusan membeli ban kerap berangkat dari rekomendasi bengkel atau informasi satu arah dari pabrikan, kini ceritanya berbeda. Akses informasi yang kian terbuka membuat konsumen datang dengan pengetahuan, pertanyaan, bahkan tuntutan yang lebih spesifik.

Fenomena ini turut dirasakan oleh Bridgestone Indonesia, yang telah lebih dari lima dekade hadir di pasar nasional. Konsumen hari ini tidak lagi sekadar mencari ban yang “cukup”, melainkan ingin memahami kecocokan produk dengan jenis mobil, gaya berkendara, hingga kondisi jalan yang dilalui setiap hari.

1. Dari informasi satu arah ke percakapan dua arah

Deretan ban Bridgestone
Deretan ban Bridgestone (IDN Times/Fadhliansyah)

Head of Marketing Planning Bridgestone Indonesia, Anindito Ajireswara, menilai perubahan terbesar datang dari cara konsumen mengakses dan memproses informasi. Kehadiran media digital, forum, serta ulasan pengguna membuat konsumen tak lagi sepenuhnya bergantung pada pesan resmi pabrikan.

“Sekarang konsumen makin pintar dan makin kritis. Mereka bisa dapat informasi dari mana saja, mulai dari user review sampai forum. Karena makin tahu, tuntutannya juga makin banyak,” ujarnya saat ditemui IDN Times di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/2/2026)

Menurut Anindito, kondisi ini memaksa industri untuk tidak lagi berjalan satu arah. Pabrikan perlu mendengarkan, bukan sekadar menyampaikan klaim.

Bagi Bridgestone, suara konsumen bukan hanya datang dari mitra bisnis seperti distributor atau pabrikan kendaraan, tetapi juga dari pengguna akhir yang merasakan langsung performa ban di jalan.

2. Ban tak lagi sekadar “Bulat”

Bridgestone Potenza Sport
Bridgestone Potenza Sport (Bridgestone)

Perubahan ekspektasi tersebut juga mengubah cara konsumen memandang produk ban. Jika sebelumnya ban kerap dianggap sebagai komponen standar, kini fungsinya dinilai lebih detail. Konsumen mulai mempertanyakan kecocokan ban untuk kendaraan harian, mobil keluarga, hingga mobil elektrifikasi.

“Kalau dulu ban itu ya yang penting bulat. Sekarang orang sudah bertanya, ban ini cocok untuk mobil apa, untuk pemakaian apa, bahkan untuk kendaraan listrik atau tidak,” jelas pria ramah ini.

Kondisi ini mendorong produsen untuk lebih presisi dalam merancang produk. Kebutuhan efisiensi, kenyamanan, hingga daya cengkeram di kondisi basah menjadi perhatian yang sama pentingnya dengan harga. Di sinilah dialog antara konsumen dan produsen berperan besar dalam menentukan arah pengembangan produk.

3. Mendengar sebagai bagian dari strategi

Hadirkan beragam produk unggulannya (Bridgestone)
Hadirkan beragam produk unggulannya (Bridgestone)

Bagi Bridgestone, mendengarkan konsumen bukan sekadar jargon. Masukan yang diterima menjadi bagian dari proses evaluasi dan pengembangan produk berikutnya. Anindito menegaskan bahwa feedback, termasuk kritik, diperlakukan sebagai bahan pembelajaran.

“Ketika ada komplain atau masukan, itu kami tangkap dengan serius. Sebisa mungkin diterapkan di produk selanjutnya,” ujarnya.

Pendekatan ini menunjukkan bagaimana perubahan karakter konsumen turut membentuk wajah industri ban saat ini. Di tengah arus informasi yang semakin cepat, produsen dituntut adaptif dan responsif.

Bukan hanya menghadirkan produk, tetapi juga membangun hubungan yang relevan dengan konsumen yang kini semakin sadar akan kebutuhannya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Latest in Automotive

See More

Apa Itu Fuel Pump? Ini Jenis, Fungsi, dan Cara Merawatnya

12 Feb 2026, 14:45 WIBAutomotive