Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bukan Kehabisan Baterai! Ini Alasan Mobil Listrik Bisa Berhenti di Jal
ilustrasi mobil mogok (pexels.com/Alex P)
  • Mobil listrik dapat berhenti meski baterai cukup karena gangguan motor, inverter, kabel tegangan tinggi, atau modul pengendali yang memicu mode perlindungan.
  • Suhu baterai, motor, atau komponen elektronik yang terlalu tinggi dapat membatasi tenaga hingga menghentikan kendaraan, terutama saat perjalanan berat atau sistem pendingin bermasalah.
  • Gangguan aki 12 volt, pengisian, sensor, perangkat lunak, atau komunikasi modul dapat menghambat operasi mobil; pengemudi perlu mencatat peringatan dan menghubungi layanan resmi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mobil listrik bisa berhenti walau baterainya masih ada. Motor, kabel, komputer, atau aki kecilnya mungkin bermasalah. Mobil juga bisa kepanasan lalu mengurangi tenaga supaya tidak rusak. Kalau ada lampu peringatan dan mobil lemah, pengemudi harus berhenti di tempat aman dan minta bantuan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mobil listrik bisa saja berhenti di tengah perjalanan meski indikator baterai masih menunjukkan daya yang cukup. Kondisi seperti ini tentu dapat membuat pengemudi panik karena banyak yang langsung mengira baterai menjadi sumber masalah.

Padahal, sistem pada mobil listrik terdiri dari banyak komponen yang saling terhubung. Gangguan pada motor penggerak, sistem pendingin, perangkat elektronik, hingga sistem keselamatan dapat membuat kendaraan kehilangan tenaga atau berhenti sebagai bentuk perlindungan.

1. Sistem penggerak mengalami gangguan dan masuk mode perlindungan

interior BYD Sealion 7 (byd.com)

Mobil listrik menggunakan motor penggerak yang dikendalikan oleh berbagai perangkat elektronik. Jika sistem mendeteksi gangguan pada komponen tertentu, kendaraan dapat membatasi tenaga atau bahkan menghentikan fungsi penggerak untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Masalah dapat berkaitan dengan motor listrik, inverter, kabel bertegangan tinggi, atau modul pengendali. Dalam kondisi tertentu, mobil mungkin masih bisa berjalan dengan tenaga terbatas sebelum akhirnya tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Sistem perlindungan ini berbeda dengan kondisi kehabisan baterai. Daya baterai mungkin masih tersedia, tetapi energi tidak dapat disalurkan secara normal menuju motor penggerak karena kendaraan mendeteksi adanya kondisi yang tidak sesuai.

Jika muncul pesan peringatan di panel instrumen bersamaan dengan tenaga yang tiba-tiba berkurang, jangan terus memaksa kendaraan berjalan. Segera cari tempat aman untuk berhenti dan ikuti petunjuk yang muncul pada sistem kendaraan.

2. Suhu komponen terlalu tinggi bisa membuat tenaga dibatasi

ilustrasi kualitas baterai mobil listrik (unsplash.com/Priscilla Du Preez 🇨🇦)

Baterai dan sistem penggerak mobil listrik bekerja pada rentang suhu tertentu agar performanya tetap optimal. Karena itu, kendaraan dilengkapi sistem manajemen suhu untuk mengatur kondisi baterai, motor, dan komponen elektronik.

Ketika suhu salah satu komponen meningkat terlalu tinggi, sistem dapat mengurangi tenaga untuk menurunkan beban kerja. Jika kondisi tidak kembali normal atau suhu terus meningkat, kendaraan dapat membatasi kemampuan berkendara secara lebih drastis.

Situasi seperti perjalanan berat, cuaca panas, penggunaan tenaga tinggi dalam waktu lama, atau gangguan pada sistem pendingin dapat menjadi faktor yang memengaruhi suhu komponen. Namun, setiap mobil memiliki kemampuan dan sistem perlindungan yang berbeda.

Karena itu, perhatikan indikator suhu dan pesan peringatan yang muncul. Jika kendaraan meminta untuk berhenti atau membatasi penggunaan tenaga, sebaiknya jangan mengabaikan peringatan tersebut hanya karena kapasitas baterai masih terlihat cukup.

3. Gangguan pada sistem kelistrikan juga bisa menghentikan mobil

ilustrasi baterai mobil listrik (unsplash.com/Markus Spiske)

Selain baterai utama bertegangan tinggi, mobil listrik juga memiliki sistem kelistrikan lain untuk menjalankan komputer, lampu, layar, sensor, dan berbagai fitur kendaraan. Gangguan pada sistem tersebut dapat memengaruhi kemampuan mobil untuk tetap beroperasi.

Pada beberapa kendaraan, aki 12 volt tetap memiliki peran penting untuk mengaktifkan berbagai sistem sebelum dan selama mobil digunakan. Jika terjadi gangguan pada aki 12 volt atau sistem pengisiannya, kendaraan bisa mengalami masalah meski baterai utama masih memiliki banyak daya.

Masalah pada sensor, perangkat lunak, atau komunikasi antar modul elektronik juga dapat memicu pesan kesalahan. Dalam kondisi tertentu, sistem kendaraan dapat membatasi fungsi tertentu atau mencegah mobil melanjutkan perjalanan sampai gangguan diperiksa.

Jangan langsung mencoba menyalakan dan menjalankan mobil berulang kali jika kendaraan tiba-tiba berhenti disertai banyak pesan peringatan. Catat informasi yang muncul di panel instrumen dan hubungi layanan bantuan resmi sesuai merek kendaraan.

Pada akhirnya, mobil listrik yang berhenti di jalan tidak selalu mengalami kehabisan baterai. Gangguan pada sistem penggerak, suhu komponen yang terlalu tinggi, hingga masalah pada kelistrikan dan perangkat elektronik dapat membuat kendaraan tidak bisa melanjutkan perjalanan.

Hal terpenting adalah memperhatikan pesan peringatan sebelum masalah menjadi lebih serius. Jika mobil kehilangan tenaga secara tiba-tiba atau berhenti tanpa alasan yang jelas, utamakan keselamatan, berhenti di lokasi yang aman, dan jangan memaksakan kendaraan kembali berjalan sebelum penyebab gangguan diketahui.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article