Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BYD Bangun 3.000 Stasiun Cas Supercepat di Eropa pada 2027
Ilustrasi Mobil Listrik (https://pixabay.com/id/illustrations/kecerdasan-buatan-keganjilan-7768524/)
  • BYD menargetkan pembangunan 100 stasiun flash charging di Eropa pada akhir 2026, lalu meningkat menjadi 3.000 stasiun pada akhir 2027.
  • Teknologi pengisian DC hingga 1.500 kW diklaim mengisi baterai kompatibel dari 10% ke 70% dalam lima menit, dengan hasil bergantung kondisi kendaraan dan infrastruktur.
  • Jaringan Eropa dimulai dari Jerman; Atto 8 listrik murni dijadwalkan hadir kuartal pertama 2027 sebagai model BYD pertama di kawasan yang mendukung flash charging.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
BYD dari China mau membuat tempat cas mobil listrik yang sangat cepat di Eropa. Sampai akhir 2026, mereka ingin punya 100 tempat. Sampai akhir 2027, mereka ingin punya 3.000 tempat. Casnya bisa sangat cepat untuk mobil yang cocok. Sekarang sudah ada di Jerman dan Inggris. Nanti mobil Atto 8 juga bisa memakai cas cepat ini.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

BYD semakin serius memperluas infrastruktur kendaraan listrik di Eropa. Produsen otomotif asal China ini berencana membangun 100 stasiun pengisian daya supercepat atau flash charging hingga akhir 2026, sebelum meningkatkan jumlahnya menjadi 3.000 unit pada akhir 2027.

Rencana tersebut diumumkan oleh perwakilan BYD dalam ajang Paris Auto Show. Mengutip laporan CarNewsChina.com pada 13 Oktober 2026, teknologi ini menawarkan daya pengisian hingga 1.500 kW. Kehadirannya diharapkan dapat memangkas waktu pengisian baterai sekaligus mendukung ekspansi mobil listrik BYD di pasar Eropa.

1. Daya pengisian mencapai 1.500 kW

Ilustrasi mobil listrik (pexels.com/MagdaEhlers)

Stasiun flash charging BYD memiliki daya arus searah atau DC hingga 1.500 kW melalui satu konektor pengisian. Teknologi ini dirancang untuk mendukung baterai Blade Battery generasi kedua. Pada kendaraan yang kompatibel, pengisian daya dari 10 persen hingga 70 persen diklaim hanya membutuhkan waktu lima menit.

Sementara itu, pengisian dari 10 persen hingga 97 persen dapat diselesaikan dalam sembilan menit. Meski terdengar sangat singkat, kemampuan tersebut bergantung pada kompatibilitas kendaraan, kondisi baterai, suhu, dan dukungan infrastruktur. Karena itu, tidak semua mobil listrik bisa memanfaatkan daya maksimum tersebut. BYD sendiri telah mengoperasikan 12.165 stasiun flash charging di China dan menargetkan pembangunan 20.000 stasiun secara global hingga akhir 2026.

2. Jaringan Eropa dimulai dari Jerman

Ilustrasi mobil listrik (pexels.com/IMZion)

BYD telah memasang stasiun pengisian daya supercepat pertamanya di Jerman pada Juni 2026. Infrastruktur serupa juga mulai tersedia di sejumlah negara Eropa lainnya, termasuk Inggris. Perusahaan kini menargetkan 100 stasiun hingga penghujung 2026 sebagai tahap awal untuk memperluas jaringan di kawasan tersebut.

Saat ini, Denza Z9 GT menjadi satu-satunya model buatan BYD di Eropa yang disebut mampu memanfaatkan teknologi flash charging. Namun, situasi tersebut diperkirakan berubah seiring masuknya lebih banyak kendaraan kompatibel. Perluasan jaringan pengisian daya menjadi langkah penting agar konsumen memiliki lebih banyak pilihan lokasi untuk mengisi baterai, terutama ketika melakukan perjalanan jarak jauh antarkota.

3. Atto 8 menjadi model penting pada 2027

Ilustrasi mobil listrik (pexels.com/MikeBird)

BYD juga menyiapkan Atto 8 versi listrik murni untuk pasar Eropa pada kuartal pertama 2027. SUV tujuh penumpang ini akan menjadi model pertama bermerek BYD di kawasan tersebut yang mendukung flash charging. Atto 8 dibekali baterai LFP berkapasitas 115 kWh dan dua motor listrik dengan tenaga gabungan puncak 570 kW atau sekitar 764 hp.

Mobil tersebut memiliki jarak tempuh hingga 653 km berdasarkan standar pengujian WLTP. Setelah peluncuran Atto 8, BYD berencana menghadirkan lebih banyak model dengan kemampuan pengisian supercepat. Target 3.000 stasiun di Eropa pada akhir 2027 juga merupakan bagian dari rencana jaringan luar negeri yang mencapai 6.000 stasiun. Dengan demikian, Eropa diproyeksikan menyumbang sekitar separuh dari total jaringan flash charging internasional BYD pada periode tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article