- Pembalap harus memanfaatkan pengalamannya untuk mencegah kecelakaan, memahami sirkuit, dan menyesuaikan diri dengan kondisi balapan
- Pembalap harus memiliki kemampuan yang baik dalam menaikkan gas, mengontrol rem, menyeimbangkan diri di motor, dan melewati tikungan
- Pencegahan kecelakaan bisa dilakukan dengan kontrol traksi elektornik yang dipasangkan di motor
- Motor harus dalam kondisi prima, khususnya terkait ban dan pengereman
- Pembalap harus menggunakan teknik pengereman yang baik untuk mengcegah kecelakaan
- Pastikan ban motor dalam suhu yang optimal agar tidak kehilangan cengkeraman di sirkuit.
Apa Itu Kecelakaan Highside dan Lowside di MotoGP?

- Kecelakaan highside terjadi saat ban belakang kehilangan traksi lalu kembali mencengkeram secara tiba-tiba, membuat pembalap terpental dan berisiko fatal.
- Lowside terjadi ketika ban depan atau belakang kehilangan cengkeraman hingga motor tergelincir; dampaknya lebih ringan dibanding highside karena pembalap tidak terpental.
- Pencegahan dilakukan lewat kontrol traksi elektronik, kondisi motor prima, teknik pengereman tepat, serta pemahaman sirkuit dan suhu ban optimal.
Balapan MotoGP dikenal dengan kecepatan tinggi dan risiko kecelakaan yang tidak bisa terhindarkan. Salah satu insiden yang sering terjadi adalah saat pembalap kehilangan kendali di tikungan. Kejadian tersebut bisa berujung pada dua jenis kecelakaan berbeda, seperti highside dan lowside.
Lantas, apa itu kecelakaan highside dan lowside di MotoGP? Kedua jenis kecelakaan ini memiliki penyebab dan dampak berbeda, mulai dari tergelincir hingga terlempar dari motor. Memahami perbedaannya akan membantu kamu lebih mengenal dinamika balapan serta risiko para pembalap di lintasan.
Table of Content
1. Apa itu kecelakaan highside?
Highside merupakan kecelakaan yang terjadi saat ban belakang kehilangan traksi dan tiba-tiba cengkeramannya kembali dalam waktu cepat. Hal tersebut bisa berakibat fatal karena berpotensi menyebabkan efek seperti motor menendang balik dan membuat pembalap terpental. Kecelakan ini terbilang berbahaya karena merenggut nyawa pembalap.
Salah satu contoh kecelakaan highside terjadi pada 2020 di Prancis. Kala itu, Luca Marini yang sedang menjalani sesi latihan bebas 2 Moto2 terlempar hingga beberapa meter dari trek. Kecelakaan tersebut sangat menghebohkan, bahkan dijuluki sebagai monster highside.
2. Apa itu kecelakaan lowside?
Berbeda dari highside, lowside adalah kecelakaan yang terjadi saat ban depan atau belakang motor kehilangan cengkeramannya. Kecelakaan lowside umumnya menyebabkan motor tergelincir dan pembalap akan terjatuh. Secara umum, kecelakaan ini lebih ringan dari highside karena pembalap tak terpental ke udara. Kendati demikian, dalam beberapa kasus, lowside tetap bisa menyebabkan cedera serius, terutama jika terjadi di kecepatan tinggi atau pembalap mengalami benturan dengan motor, gravel, atau pembatas lintasan.
3. Cara mencegah kecelakaan highside dan lowside dalam balapan
Pencegahaan kecelakaan highside dan lowside bisa dilakukan oleh pembalap atau tim itu sendiri. Cara mencegahnya bisa melalui beberapa hal berikut:
4. Faktor yang memicu kecelakaan highside dan lowside
Kecelakaan highside dan lowside juga dipicu oleh beberapa faktor. Penjelasannya sebagai berikut:
- Terjadi slip antara ban dengan aspal saat balapan sedang berlangsung sehingga motor terjatuh
- Ban kehilangan cengkeraman dengan aspal ketika balapan sehingga motor kehilangan keseimbangan
- Pembalap tidak bisa mengendalikan motor dan tak mampu menyeimbangkan diri
- Pembalap tidak melakukan pengereman seacara optimal sehingga motor kurang seimbang dan terjatuh
- Adanya masalah pada ban, sistem elektronik, atau komponen motor yang mempengaruhi gerakan
- Pembalap tidak bisa melakukan kontrol gas dengan baik
- Kondisi lingkungan, cuaca, dan lintasan yang kurang mendukung untuk balapan
- Set up suspensi motor yang kurang optimal seperti rebound belakang terlalu cepat.
Itulah penjelasan terkait apa itu kecelakaan highside dan lowside di MotoGP serta bagaimana mencegahnya. Tak hanya di MotoGP, kecelakaan highside dan lowside juga bisa terjadi di jalan raya. Karena itu, kamu harus waspada, jangan pacu motor terlalu cepat dan selalu gunakan helm demi keselamatan.
FAQ seputar apa itu kecelakaan highside dan lowside di MotoGP
| Apa itu kecelakaan highside dan lowside di MotoGP? | Kecelakaan highside terjadi saat ban kehilangan tranksi dan tiba-tiba mendapat cengkeraman. Sementara itu, kecelakaan lowside terjadi ketika ban kehilangan cengkeraman. |
| Apakah kecelakaan highside dan lowside berbahaya bagi pembalap? | Iya, kecelakaan highside dan lowside berbahaya karena bisa menyebabkan luka luar, patah tulang, rasa sakit yang luar biasa, cedera, hingga kematian. |
| Siapa pembalap MotoGP yang pernah mengalami kecelakaan highside dan lowside? | Beberapa pembalap MotoGP yang pernah mengalami kecelakaan highside dan lowside adalah Marc Marquez, Valentino Rossi, Jorge Martin, Alex Marquez, Marco Bezzecchi, Veda Ega, dan Guido Pini. |




![[QUIZ] Dari Kebiasaan Isi BBM, Kami Tahu Gaya Berkendaramu](https://image.idntimes.com/post/20250312/pexels-introspectivedsgn-9216590-0141be5b8ee0913cd7990503e33aa976-61c82d69696d4a0376c6ad88a8dc406e.jpg)







![[QUIZ] Dari BBM yang Kendaraanmu Gunakan, Kami Tahu Kepribadianmu](https://image.idntimes.com/post/20260117/upload_d8e339408c2bd795b3479d1601772f49_8bffebda-a611-49ac-b313-40ace8573620.png)





