BYD Brasil Ekspor 100 Ribu Kendaraan ke Argentina dan Meksiko

- BYD Brasil mengamankan pesanan ekspor 100.000 kendaraan ke Argentina dan Meksiko, menandai langkah besar ekspansi perusahaan di pasar Amerika Latin.
- Brasil kini menjadi pasar internasional terbesar BYD di luar Tiongkok dengan penjualan 113.000 unit, disertai investasi 300 juta reais untuk pusat riset baru di Rio de Janeiro.
- Penurunan penjualan domestik BYD sebesar 30% diimbangi lonjakan ekspor yang melampaui pasar Tiongkok, menjadikan ekspor sebagai pendorong utama pertumbuhan global perusahaan.
Ekspansi besar-besaran BYD di pasar Amerika Latin kini memasuki babak baru yang ambisius. Raksasa otomotif asal Tiongkok ini baru saja mengumumkan pencapaian besar melalui pabrik mereka di Brasil yang mulai menjadi motor penggerak ekspor di kawasan tersebut.
Kabar ini menegaskan posisi BYD sebagai pemimpin pasar kendaraan listrik dunia yang kian agresif memperluas jangkauan globalnya. Melalui strategi lokalisasi produksi, BYD berhasil menarik minat besar dari negara-negara tetangga di wilayah Amerika Selatan dan Tengah.
Berikut adalah detail perkembangan terbaru BYD di Amerika Latin sebagaimana dirangkum dari carnewschina.com:
1. Pesanan jumbo dari Argentina dan Meksiko

Wakil Presiden Eksekutif BYD, Stella Li, membawa kabar baik dalam sebuah acara di Rio de Janeiro pada Jumat, 13 Maret 2026. Ia mengungkapkan bahwa pabrik BYD di Brasil telah mengamankan total pesanan ekspor sebanyak 100.000 unit kendaraan. Pesanan ini datang dari dua pasar strategis, yakni Argentina dan Meksiko, yang masing-masing memesan 50.000 unit.
Pabrik yang berlokasi di Camaçari, negara bagian Bahia, ini telah resmi beroperasi sejak 1 Juli 2025. Dengan kapasitas produksi awal sebesar 150.000 kendaraan per tahun, BYD berencana meningkatkan angka tersebut hingga mencapai 600.000 unit secara bertahap. Fasilitas canggih ini memfokuskan produksinya pada model plug-in hybrid (PHEV) dan kendaraan listrik murni (EV), termasuk model populer seperti Dolphin Mini, BYD King, dan Song Pro.
2. Brasil sebagai pasar terbesar di luar Tiongkok

Data dari Asosiasi Dealer Otomotif Nasional Brasil menunjukkan angka pertumbuhan yang sangat fantastis. Tahun lalu, BYD berhasil menjual sekitar 113.000 kendaraan di Brasil, menjadikannya pasar internasional terbesar bagi perusahaan di luar Tiongkok. Lonjakan ini terlihat dari data registrasi tahun 2024 yang mencapai 76.713 unit, naik tajam 327,68% dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain memperkuat lini produksi, BYD juga berkomitmen pada pengembangan teknologi lokal. Stella Li mengumumkan rencana investasi sebesar 300 juta reais Brasil (sekitar 53 juta USD) untuk membangun pusat riset di Rio de Janeiro. "Pusat ini akan mencakup kemampuan pengujian kecepatan, tenaga, daya tahan, dan performa kendaraan," ujar Li. Fasilitas ini dijadwalkan selesai pada tahun 2028 dan akan mengumpulkan data iklim tropis untuk membantu BYD mengembangkan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar lokal.
3. Ekspor menjadi kunci penyelamat di tengah tekanan domestik

Di pasar asalnya, BYD mulai merasakan tekanan persaingan yang sangat sengit. Pada Januari tahun ini, penjualan domestik mereka dilaporkan merosot 30% secara tahunan menjadi 210.051 unit. Namun, menariknya, volume ekspor justru menunjukkan performa yang sangat kokoh. Sepanjang dua bulan pertama tahun ini, volume ekspor BYD bahkan dilaporkan melampaui angka penjualan domestik mereka di Tiongkok.
Fenomena ini menunjukkan bahwa pasar global kini menjadi tumpuan utama pertumbuhan BYD. Perusahaan terus berinovasi untuk mendongkrak daya saing, salah satunya dengan meluncurkan baterai generasi terbaru, Blade Battery 2.0, pada bulan Maret ini. Jika tren pertumbuhan ekspor yang kuat ini terus berlanjut sepanjang tahun 2026, bukan tidak mungkin penjualan luar negeri BYD akan secara resmi melampaui angka penjualan domestik mereka untuk pertama kalinya dalam sejarah perusahaan.


















