Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
BYD Salurkan 1.200 Sepatu dan Tas bagi Pelajar Indonesia
BYD berikan sepatu dan tas gratis ke anak sekolah (Dok. BYD)
  • BYD Motor Indonesia meluncurkan program CSR ‘Small Steps for Tomorrow’ dengan menyalurkan 1.200 pasang sepatu dan tas sekolah bagi pelajar kurang mampu di berbagai wilayah Indonesia sepanjang tahun 2026.
  • Program ini menjangkau 12 sekolah di kota seperti Bekasi, Bogor, Banten, Semarang, Kediri, Bali, dan Lampung melalui kolaborasi BYD bersama Benih Baik serta dukungan pemerintah.
  • BYD memanfaatkan teknologi kendaraan listrik seperti fitur Vehicle-to-Load pada BYD M6 untuk mendukung kegiatan sosial, termasuk penyediaan listrik mobile dan aktivitas edukatif bagi siswa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT BYD Motor Indonesia memperluas komitmennya di luar sektor otomotif melalui peluncuran program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bertajuk Small Steps for Tomorrow.

Program ini difokuskan untuk mendukung pendidikan dan membantu generasi muda Indonesia melalui pemberian perlengkapan sekolah bagi pelajar yang membutuhkan.

Program tersebut resmi dimulai di SDN 03 Pondok Petir, Depok, pada 26 Mei 2026 dan melibatkan kolaborasi bersama Benih Baik sebagai mitra strategis. Kegiatan peluncuran turut dihadiri jajaran pemerintah, manajemen BYD Indonesia, hingga jaringan diler perusahaan.

1. BYD salurkan 1.200 pasang sepatu dan tas sekolah

Anak sekolah dasar eksplor BYD M6 (Dok. BYD)

Melalui program Small Steps for Tomorrow, BYD menargetkan penyaluran total 1.200 pasang sepatu dan tas sekolah untuk pelajar yang membutuhkan di berbagai wilayah Indonesia sepanjang 2026.

Bantuan ini ditujukan untuk mendukung aktivitas belajar sekaligus meningkatkan rasa percaya diri anak-anak dalam menempuh pendidikan.

President Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan bahwa kontribusi perusahaan tidak hanya berhenti pada pengembangan teknologi, tetapi juga menyasar pembangunan generasi masa depan.

“Di BYD, kami percaya bahwa masa depan tidak hanya dibentuk oleh teknologi, tetapi juga oleh generasi muda yang nantinya akan menciptakan dan membawa perubahan di masa depan. Melalui Small Steps for Tomorrow, kami ingin menghadirkan kontribusi yang sederhana namun dapat dirasakan langsung,” ujar Eagle Zhao, Selasa (26/5/2026).

2. Program menjangkau 12 sekolah di berbagai kota

Penyerahan sepatu dan tas dari BYD (Dok. BYD)

BYD menyebut program ini akan dilaksanakan secara bertahap dan menargetkan 12 sekolah di sepanjang tahun 2026.

Sejumlah wilayah yang masuk dalam cakupan pelaksanaan antara lain Bekasi, Bogor, Banten, Semarang, Kediri, Bali, hingga Lampung.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Fajar Riza Ul Haq, menilai kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi faktor penting dalam pembangunan generasi muda.

“Pembangunan generasi muda tentu tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, serta institusi pendidikan,” jelasnya.

Menurutnya, dukungan sederhana seperti penyediaan perlengkapan sekolah juga dapat membantu membangun motivasi dan semangat belajar anak-anak di berbagai daerah.

3. Teknologi kendaraan ikut dimanfaatkan dalam kegiatan sosial

BYD M6 (Dok. BYD)

Dalam pelaksanaan program, BYD juga memperlihatkan pemanfaatan teknologi kendaraan listrik untuk kegiatan sosial. Salah satunya melalui fitur Vehicle-to-Load (VtoL) pada BYD M6 yang digunakan sebagai sumber daya listrik mobile untuk mengoperasikan mesin pemberian susu gratis kepada siswa.

Selain itu, BYD menggelar aktivitas menggambar dan mewarnai untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan mendorong kreativitas anak-anak.

Pendekatan ini disebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghubungkan teknologi, pendidikan, dan dampak sosial secara lebih dekat dengan masyarakat.

Sebelumnya, BYD juga menjalankan sejumlah program sosial melalui inisiatif BYD Care, mulai dari bantuan bagi wilayah terdampak bencana, penanaman mangrove, hingga edukasi teknologi kendaraan energi baru di lingkungan kampus.

Topics

Editorial Team

Related Article