Masih banyak pengendara yang beranggapan semua bensin memiliki kinerja serupa. Faktanya, tiap jenis BBM memiliki nilai oktan dan kandungan kimia yang disesuaikan dengan teknologi mesin tertentu. Karena itu, kamu perlu mengetahui tentang perbedaan Pertamax dan Pertalite.
4 Hal Tentang Pertamax dan Pertalite agar Kamu Tidak Salah Pilih

1. Paham tentang nilai oktan

Pertalite memiliki Research Octane Number atau RON 90 yang sesuai untuk mesin dengan rasio kompresi rendah. Bahan bakar ini dibuat untuk mendukung aktivitas harian dengan biaya yang lebih ringan. Oleh karena itu, Pertalite banyak digunakan pada kendaraan standar yang tidak menuntut performa tinggi.
Pertamax memiliki RON 92 sehingga lebih tahan terhadap tekanan dan suhu tinggi di ruang bakar. Karakter tersebut membuat pembakaran pada mesin generasi baru berlangsung lebih stabil. Perbedaan nilai oktan ini menentukan kecepatan pembakaran bensin ketika tertekan piston. Semakin tinggi angka oktan pada bensin yang kamu gunakan, semakin kecil risiko terjadinya pembakaran dini di dalam silinder.
2. Dampak pada performa kendaraan

Menggunakan BBM sesuai spesifikasi membuat mesin kendaraan kamu lebih responsif dan bertenaga. Pembakaran terjadi tepat waktu sehingga tenaga yang dihasilkan maksimal. Performa mesin pun tetap sesuai rancangan pabrikan.
Jika mesin modern diisi bensin oktan rendah, tarikannya terasa berat karena tenaga menurun. Fenomena ini disebut knocking akibat pengapian menyesuaikan waktu bakar. Perbedaan Pertamax dan Pertalite paling terasa saat akselerasi awal. Pertamax memberi dorongan lebih halus untuk mesin berasio kompresi tinggi.
3. Efisiensi bahan bakar

Sebagian orang menilai Pertalite lebih irit karena harganya lebih rendah, padahal Pertamax berpotensi lebih efisien secara teknis. Nilai oktan yang lebih tinggi membuat Pertamax terbakar lebih sempurna sehingga energi yang dihasilkan tiap tetes BBM lebih optimal. Akibatnya, penggunaan bahan bakar bisa lebih hemat meski harga per liternya lebih tinggi.
Dengan tenaga yang lebih besar, kamu tidak perlu menekan pedal gas terlalu dalam untuk mencapai kecepatan yang diinginkan. Kondisi ini membuat konsumsi bensin per kilometer pada BBM oktan tinggi cenderung lebih rendah. Dalam jangka panjang, perbedaan Pertamax dan Pertalite juga memengaruhi suhu kerja mesin.
4. Kebersihan komponen internal pada mesin

Pertamax diformulasikan dengan aditif pembersih yang menjaga bagian dalam mesin tetap bebas kerak. Komponen seperti injektor dan katup dapat bekerja optimal karena aliran bahan bakar tidak terganggu kotoran. Kondisi ini membuat pembakaran pada kendaraan kamu berlangsung lebih stabil.
Pertalite dapat digunakan secara aman, tetapi kandungan aditif pembersihnya tidak selengkap Pertamax. Pemakaian terus-menerus berpotensi menimbulkan deposit karbon lebih cepat di ruang bakar. Tumpukan karbon akan menurunkan kompresi dan membuat mesin terdengar lebih kasar. Ongkos perawatan untuk membersihkan kerak mesin umumnya lebih tinggi dibanding selisih harga BBM harian kamu.
Pertamax memiliki RON 92 dan aditif pembersih sehingga pembakaran lebih sempurna, tenaga lebih responsif, serta komponen mesin tetap bersih. Pertalite dengan RON 90 tetap aman untuk mesin kompresi rendah, namun cenderung menghasilkan endapan karbon lebih cepat jika dipakai jangka panjang. Pilih jenis BBM sesuai spesifikasi mesin kamu agar performa optimal dan biaya perawatan tidak membengkak.


















