Dunia kendaraan listrik bersiap menghadapi pergeseran besar tahun ini. Raksasa baterai asal Tiongkok, CATL, secara resmi mengumumkan kesiapannya untuk meluncurkan rangkaian produk baterai natrium-ion (sodium-ion) yang diproduksi secara massal. Langkah agresif ini diambil demi memanfaatkan ketersediaan bahan baku natrium yang melimpah sekaligus memangkas biaya produksi yang selama ini melambung tinggi akibat ketergantungan pada ekosistem lithium.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Wu Kai selaku Kepala Ilmuwan CATL sekaligus Akademisi Akademi Teknik Tiongkok dalam sebuah forum industri terkemuka. Hambatan manufaktur yang selama ini mengganjal proses produksi skala besar kini diklaim telah sepenuhnya teratasi. Pabrikan ini pun bergerak cepat dengan mengintegrasikan sistem baterai baru ini ke berbagai sektor, mulai dari mobil penumpang, kendaraan komersial, jaringan tukar baterai (battery swap), hingga infrastruktur utilitas.
